Bangun-bangun sudah desember lagi. Tidak terasa. Yah memang akan selalu begitu sih, waktu selalu tidak terasa berjalan, tahu-tahu sudah akhir tahun lagi. Desember..hmm let see what we've got in December.
Saturday, December 7, 2013
#SajakPendek: Mendung
Mendung.
Karena hujan malu kepada bumi
Karena hujan malu kepada bumi
Seperti rindu yang malu-malu dalam menanti
Seperti hati yang pelan-pelan ikhlas
Seperti hati yang pelan-pelan ikhlas
Wednesday, December 4, 2013
Ini Visiku, Apa Visimu?
Satu lagi tulisan dari sebuah blog yang jleb banget. Gara-gara tulisannya tentang tentang visi hidupnya di dunia dan akhirat, bikin saya sadar. Apa visi hidup gue di dunia dan akhirat? (ini gapapa ya pake lo-gue, gak, bukan mau ngajak ribut. Bukan mau belagu kok. Hehe)
Hmm..pertanyaan yang lumrah tapi tidak semua orang bisa dapat jawabannya begitu saja. Kalau difikir-fikir lagi, pasti ada banyak sekali hal yang pengen banget kita lakukan dalam hidup. Buat diri sendiri, buat orang tua, buat sesama manusia, yang semuanya itu dilakukan karena satu, Allah. Karena itu bikin semuanya jadi sederhana dan terarah. Gak ngelibet macem-macem.
Hmm..pertanyaan yang lumrah tapi tidak semua orang bisa dapat jawabannya begitu saja. Kalau difikir-fikir lagi, pasti ada banyak sekali hal yang pengen banget kita lakukan dalam hidup. Buat diri sendiri, buat orang tua, buat sesama manusia, yang semuanya itu dilakukan karena satu, Allah. Karena itu bikin semuanya jadi sederhana dan terarah. Gak ngelibet macem-macem.
Sunday, December 1, 2013
December Wish
December's coming. And everyone makes their own wishes. December Wish. Entah tradisi darimana orang-orang selalu buat harapan tiap awal bulan. Timeline twitter, facebook saya penuh dengan orang-orang yang "berdoa" untuk harapan-harapan dibulan ini. Entah juga ini hanya sekedar update status biasa atau memang bener-bener berdoa untuk awal bulan dan hari-hari selanjutnya. Tapi, dizaman sekarang siapa sih yang gak bisa baca orang lewat social media. Berkat social media, apa sih yang gak transparan. Lagi ngapain, sama siapa bahkan doa orang lain saja kita bisa tahu. Coba cek disini deh. Gak cuma bulan ini aja, tapi tiap bulan sepanjang tahun. January Wish. February Wish. Dan seterusnya. Selalu saja begitu.
Friday, November 29, 2013
Zero Mistake
Langit sudah gelap. Temaram senja sudah betul-betul menghilang. Rintik gerimis turun. Kurapatkan jaketku, kuhangatkan tubuhku. Sambil kulangkahkan kaki ku pelan menelusuri jalan keluar dari kompleks perkantoran ini. Menuju jalan utama dan menunggu angkot lagi disana. Lampu-lampu sepanjang jalan ini sudah dinyalakan. Tapi, tetap saja kompleks itu tidak berubah banyak. Tetap gelap. Mataku yang minus (ah iya saya lupa pakai kacamata hari ini) semakin memperparah penglihatanku, menjadi sangat gelap lagi buram. Bagaimana kalau saja tiba-tiba ada yang melompat keluar dari balik pohon-pohon ini lalu menyekapku? Dan saya berteriak sekncang mungkin, tapi tidak ada yang mendengar. Wajar saja tidak akan ada yang mendengar, hampir seluruh pegawai yang bekerja disini pasti sudah pulang. Kalaupun masih ada yang lembur, pasti mereka didepan layar monitor PC mereka, di ruangan yang letaknya ada di lantai kesekian. Yang jelas tidak cukup dekat untuk bisa mendengar teriakan dijalan ini. Saya bergidik ngeri sendiri gara-gara mengkhayal sendiri. Sebaiknya kupercepat saja langkahku ini.
Sajak Jangan Menangis
Jika SMS kita tidak dibalas-balas oleh seseorang
Maka jangan menangis, Dek
Boleh jadi seseorang itu simpel tidak dapat sinyal
Atau mungkin kehabisan pulsa
Tidak perlu gundah gulana
Berprasangka yang aneh-aneh
Jika mention atau email kita tidak dibalas-balas oleh seseorang
Maka jangan galau sepanjang malam, Dek
Boleh jadi seseorang itu sedang tidak online
Pun kalaupun ternyata dia sudah update sesuatu baru
Sudah asyik ber-hai dengan orang2 lain
Boleh jadi mention kita tidak terbaca, keselip saja
Tidak perlu sesak nungguin tidak bisa tidur
Maka jangan menangis, Dek
Boleh jadi seseorang itu simpel tidak dapat sinyal
Atau mungkin kehabisan pulsa
Tidak perlu gundah gulana
Berprasangka yang aneh-aneh
Jika mention atau email kita tidak dibalas-balas oleh seseorang
Maka jangan galau sepanjang malam, Dek
Boleh jadi seseorang itu sedang tidak online
Pun kalaupun ternyata dia sudah update sesuatu baru
Sudah asyik ber-hai dengan orang2 lain
Boleh jadi mention kita tidak terbaca, keselip saja
Tidak perlu sesak nungguin tidak bisa tidur
Thursday, November 28, 2013
#SajakPendek : Lari
Lama
Waktu seperti merangkak
Padahal aku mau berlari
Sekencang mungkin
Meninggalkan kepenatan jauh dibelakang sana
Membiarkan kebosanan berjalan sendiri
Tanpaku didepannya
Tubuhku panas
Hatiku geram
Waktu masih merangkak
Padahal aku mau berlari
Waktu seperti merangkak
Padahal aku mau berlari
Sekencang mungkin
Meninggalkan kepenatan jauh dibelakang sana
Membiarkan kebosanan berjalan sendiri
Tanpaku didepannya
Tubuhku panas
Hatiku geram
Waktu masih merangkak
Padahal aku mau berlari
#SajakPendek : "AK"
Terlalu banyak
Terlalu sesak
Kepalaku ingin meledak
Hatiku berteriak
Ribuan kata menyeruak
Tapi tak ada satupun yang tersajak
Layarku terbahak
Ribuan kata masih di otak
Didalam sana hanya akan menjadi kekosongan macam bercak
Tuesday, November 26, 2013
Ngapain Manyun?
Bersyukur itu tidak gampang. Sulit sekali. Gak peduli seberapa kali pun kita menguatkan diri untuk tetap nikmat Allah yang lain. Gak peduli mau berapa kali kita terus positif untuk terus bersyukur atas setiap detil kecil dalam hidup, baik yang luput maupun tidak luput dari penglihatan kita. Pasti manusia akan mengeluh juga. Walau cuma sekali.
Thursday, November 21, 2013
Siang Yang Membosankan
Rumah makan ini mulai sepi. Mungkin karena sudah lewat jam makan siang orang-orang pada umumnya. Beberapa orang bahkan terlihat hanya makan kentang goreng dan es krim. Ada juga pengunjung yang hanya makan burger dan soft drink. Sepertinya kalau jam segini, kebanyakan orang-orang datang kesini bukan tujuan makan tapi hanya ngemil. Eh tapi apa bedanya ya toh sama-sama ngunyah juga disini? Atau mungkin hanya sekedar nongkrong, ngobrol, curhat atau nulis? Yah saya tidak bilang ini semacam survey tapi ini yang sering terlihat di restoran makanan cepat saji seperti ini. Apalagi tempat ini terkenal dan hampir semua outletnya punya suasana sama karena memang dirancang sesantai dan senyaman mungkin.
Tuesday, November 12, 2013
Karena Jalannya Salah..
Mata semakin lelah menatap layar monitor. Tapi, ah dasar kepala ini tidak juga menyerah walaupun seluruh sel tubuhku merindukan hangatnya kasur di tempat tidur. Kepala ini masih saja mau terjaga, mau menulis sesuatu, katanya. Tapi, sayang beribu kata-kata tertahan didalam sana, padahal katanya mau menulis. Mana? Malah hanya bisa membuat kepalaku sesak dengan "apa yang harus kutulis sekarang?". Biarlah, setidaknya tulisan seperti apa yang kuhasilkan malam ini tidak akan berpengaruh apa-apa dengan kedamaian dunia, kesejahteraan masyarakat, atau apapun itulah yang menyangkut kepentingan hidup orang banyak. Sepertinya tidak apa-apa kalau saya memanjakan sedikit kemauan otakku yang pantang tidur sebelum ada tulisan baru di blog malam ini juga. Mengingat karena seharian ini saya memang terlalu menyiksanya bersama anggota tubuh lain dengan aktifitas hari ini. Ah, sok sibuk sekali saya ini. Padahal apa yang saya lakukan hari ini masih tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang mungkin orang lain lakukan setiap hari. Ah, sok sekali saya ini. Padahal apa yang saya lakukan hari ini boleh jadi lebih baik daripada tidak melakukan kesibukan apapun. Boleh jadi lebih baik daripada orang-orang bisanya mengeluh di social media, tebar energi negatif, hanya gara-gara hal sepele. Putus sama pacar, misalnya.
#SajakPendek: Hidup
Bahwa hidup adalah bergerak maju
Cepat atau tidak, tapi tidak berhenti
Tidak mundur perlahan, tapi maju melaju
Kalaupun tidak, hanya akan berganti..
Sunday, November 10, 2013
Move On Tersulit
Bicara tentang Move On tidak selalu bicara tentang pacar. Hm sebenarnya banyak sih, tapi mindset orang-orang istilah Move on itu hubungannya sama kehilangan pacar. Dan sayangnya, kebanyakan kita hidup dalam mindset orang lain. Makanya selalu ada orang yang berfikir seseorang itu kayak gimana hanya dalam fikirannya dia, berdasarkan pergaulan, apa yang ia lihat, de el el. Makaya selalu ada orang yang juga selalu mikirin apa yang orang lain bilang tentang dia, tidak peduli mereka salah atau benar, tidak peduli mana sebenarnya yang membangun mana yang gak, jadinya malah hidup berdasarkan "Nanti Orang Bilang..." dan malah ikut-ikutan. Bagus kalau ikut-ikutan sama hal bagus, lah kalau gak?
Oke..kembali ke persoalan Move on..
Kebanyakan dari kita yang habis putus sama pacar, bilang kalau Move on itu bakalan susah. Apalagi sang mantan emang ninggalin banyak kenangan. Sebenarnya bukan susah lupain orangnya sih, tapi lebih ke kenangannya, apa-apa yang kita lakukan waktu sama dia. Dan siklusnya selalu begini:
Sunday, November 3, 2013
Thursday, October 31, 2013
Tentang Menjaga Lisan
Orang-orang selalu berfikir tentang apa yang mereka lihat. Tidak peduli benar atau salah #MenjagaLisan
Itu sebabnya ada yang namanya fitnah, ghibah, dan lain-lain #MenjagaLisan
Tapi, bagaimana kalau sudah berusaha menjaga semua perilaku tapi masih adaaaaa aja yg berfitnah atau berghibah ttg kita? #MenjagaLisan
Solusinya >> "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam." (HR. Al-Bukhari no. 6090 dan Muslim no. 48).
Kalau ada yang ngomongin, diam aja. Cuekin aja. Tidak ada guna mau dibalas kata atau berusaha dibantah habis-habisan #MenjagaLisan
Kalau fitnah/ghibah diladenin terus, dijamin deh bakal gak ada habisnya #MenjagaLisan
Karena mau berbuat A atau B, baik atau tidak, tetap akan ada yang berkomentar. Itulah manusia :)) #MenjagaLisan
Mending orang-orang itu didoakan yang baik-baik. Kita jadi dapat pahala juga, kan? #MenjagaLisan :))
Apapun yang mereka katakan, tutup mulut dan telinga saja. Mereka manusia juga kok.. :D #MenjagaLisan
Terus perbaiki diri lebih baik lagi, lurus bersama Allah dan hanya karena Allah. Itu lebih penting #MenjagaLisan
Semoga Allah membantu dan membimbing kita dalam #MenjagaLisan. Aamiin :)
Itu sebabnya wanita dan pria diperintahkan untuk menjaga pandangannya, auratnya, dan kemaluannya. Cek surah An-Nur ayat 30-31 ya.. #MenjagaLisan
Tapi, bagaimana kalau sudah berusaha menjaga semua perilaku tapi masih adaaaaa aja yg berfitnah atau berghibah ttg kita? #MenjagaLisan
Solusinya >> "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam." (HR. Al-Bukhari no. 6090 dan Muslim no. 48).
Kalau ada yang ngomongin, diam aja. Cuekin aja. Tidak ada guna mau dibalas kata atau berusaha dibantah habis-habisan #MenjagaLisan
Kalau fitnah/ghibah diladenin terus, dijamin deh bakal gak ada habisnya #MenjagaLisan
Karena mau berbuat A atau B, baik atau tidak, tetap akan ada yang berkomentar. Itulah manusia :)) #MenjagaLisan
Mending diam. Daripada ngomong tapi masalah jadi meluber kemana-mana. Dosa juga makin nambah :| #MenjagaLisan
Mending orang-orang itu didoakan yang baik-baik. Kita jadi dapat pahala juga, kan? #MenjagaLisan :))
Apapun yang mereka katakan, tutup mulut dan telinga saja. Mereka manusia juga kok.. :D #MenjagaLisan
Terus perbaiki diri lebih baik lagi, lurus bersama Allah dan hanya karena Allah. Itu lebih penting #MenjagaLisan
Semoga Allah membantu dan membimbing kita dalam #MenjagaLisan. Aamiin :)
Wednesday, October 23, 2013
#5 Intermezzo (Eps. Siang Terakhir)
Setiap kepala tertunduk. Memberikan kesempatan pada masing-masing hati meratap, mengenang, mendoakan, apapun itu yang bisa mengiringi sejasad ,yang sudah terbujur kaku dihadapan mereka, dengan tenang. Melepaskan gundukan kesedihan yang menyesakkan karena kehilangan, lalu ikhlas. Iya, agar keikhlasan bisa menempati hati mereka.
Siang ini, tidak ada yang lebih menyesakkan bagi mereka, selain kehilangan orang yang mereka cinta. Beribu-ribu doa yang baik-baik akan mereka lisankan.
Kehilangan. Ajal. Kematian. Tidak perlu saya tuliskan terlalu banyak. Setiap kitab suci sudah mengabarkannya. Semua manusia lebih mengerti maknanya dalam dirinya masing-masing
Bagi saya, tidak ada pelajaran, peringatan, yang lebih dekat jaraknya, yang lebih dalam maknanya, dan yang lebih berarti selain kehilangan, pada siang itu.
Siang ini, tidak ada yang lebih menyesakkan bagi mereka, selain kehilangan orang yang mereka cinta. Beribu-ribu doa yang baik-baik akan mereka lisankan.
Kehilangan. Ajal. Kematian. Tidak perlu saya tuliskan terlalu banyak. Setiap kitab suci sudah mengabarkannya. Semua manusia lebih mengerti maknanya dalam dirinya masing-masing
Bagi saya, tidak ada pelajaran, peringatan, yang lebih dekat jaraknya, yang lebih dalam maknanya, dan yang lebih berarti selain kehilangan, pada siang itu.
Saturday, October 19, 2013
#4 Intermezzo (Eps. Pisa Cafe)
Baik, saya "terjebak" dalam pertemuan kecil Bapak dan para rekan kerjanya. Sore ini diawali dengan saya yang berusaha menghabiskan sepiring mie goreng, apa tadi namanya? Hmm..lupa. Pokoknya yang tertulis dimenu bukan "mie goreng" tok! Tapi, gambarnya memang terlihat seperti mie goreng. Suap demi suap saya paksakan. Kenapa terpaksa? Pasalnya, seporsi mie yang saya makan ini rasanya asin-cetar-membahana-luar-biasa-laksana-semesta-terpecah. Singkatnya, rasanya asin. Mungkin chef nya salah kecap. Dia kira masukkan kecap manis, padahal kecap asin. Buat yang tidak tahu apa bedanya, kecap manis itu kental sedangkan kecap asin itu cair.
Kepala saya sampai nyut-nyutan karena batin saya tidak kuat menahan rasa asinnya. Akhirnya saya menyerah dan mengakhiri "perjuangan" ini dengan minum segelas es kopi dengan es krim vanilla diatasnya. Entah apa pula nama minuman ini. Lupa. Rasanya yang tidak terlalu manis ini enak, membuat lidah saya lupa dengan rasa mie yang super asin tadi. Saling melengkapi. Sempurna.
Seperti hidup. Tidak semuanya akan berjalan lancar. Akan ada saatnya jatuh. Akan ada skenario yang tidak menyenangkan. Kita memang butuh itu untuk membuat hidup seimbang. Sempurna seperti yang diinginkan Sang Maha Sempurna, Allah.
Sekian. And enjoy your perfect life, people!
Kepala saya sampai nyut-nyutan karena batin saya tidak kuat menahan rasa asinnya. Akhirnya saya menyerah dan mengakhiri "perjuangan" ini dengan minum segelas es kopi dengan es krim vanilla diatasnya. Entah apa pula nama minuman ini. Lupa. Rasanya yang tidak terlalu manis ini enak, membuat lidah saya lupa dengan rasa mie yang super asin tadi. Saling melengkapi. Sempurna.
Seperti hidup. Tidak semuanya akan berjalan lancar. Akan ada saatnya jatuh. Akan ada skenario yang tidak menyenangkan. Kita memang butuh itu untuk membuat hidup seimbang. Sempurna seperti yang diinginkan Sang Maha Sempurna, Allah.
Sekian. And enjoy your perfect life, people!
Friday, October 18, 2013
Tuesday, October 8, 2013
Fabiayyi alaairobbikumaa tukaddzibaan..
Fabiayyi alaairobbikumaa tukaddzibaan..
Semburat surya menyeruak melewati batang-batang pohon yang sedang tumbuh tinggi. Hanya Allah yang tahu berapa centimeter setiap harinya pohon-pohon ini bertambah tingginya. Rumput-rumput ilalang bertiup mengikuti kemana arah angin lembut ini yang tiba-tiba meniupkan diri. Tidak terlalu dingin tapi juga tidak terlalu panas. Jalanan masih lengang hanya diisi oleh beberapa kendaraan berkecepatan sedang, mungkin para pengendaranya juga mencoba menikmati pagi sama seperti yang saya lakukan. Memang letaknya jauh, terpinggirkan dari ramainya kota Makassar tapi satu hal yang saya patut syukuri dari lingkungan tempat saya tinggal ini, saya masih bisa merasakan langsung hangatnya surya menerpa wajah disaat para warga kota jarang bisa merasakan juga karena mulai berjamurnya gedung-gedung tinggi ditambah polusi gas-gas emisi dari ribuan, jutaan kendaraan. Pagi yang indah setiap harinya. Maka, nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?
Semburat surya menyeruak melewati batang-batang pohon yang sedang tumbuh tinggi. Hanya Allah yang tahu berapa centimeter setiap harinya pohon-pohon ini bertambah tingginya. Rumput-rumput ilalang bertiup mengikuti kemana arah angin lembut ini yang tiba-tiba meniupkan diri. Tidak terlalu dingin tapi juga tidak terlalu panas. Jalanan masih lengang hanya diisi oleh beberapa kendaraan berkecepatan sedang, mungkin para pengendaranya juga mencoba menikmati pagi sama seperti yang saya lakukan. Memang letaknya jauh, terpinggirkan dari ramainya kota Makassar tapi satu hal yang saya patut syukuri dari lingkungan tempat saya tinggal ini, saya masih bisa merasakan langsung hangatnya surya menerpa wajah disaat para warga kota jarang bisa merasakan juga karena mulai berjamurnya gedung-gedung tinggi ditambah polusi gas-gas emisi dari ribuan, jutaan kendaraan. Pagi yang indah setiap harinya. Maka, nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?
Subscribe to:
Posts (Atom)
Day 10: Your Bestfriend
Di bangku SD, sahabat saya ada dua orang. Mereka adalah teman sekelas dan teman satu mobil jemputan. Kami bahkan tidak tahu apa itu sahabat....
-
I haven't made my own resolutions for 2019. Tapi, sepertinya resolusiku di tahun 2019 tidaklah muluk. Yang pada intinya, saya ingin 201...
-
"Assalamualaikum, saudariku. Langsung saja, saya ingin menanyakan sesuatu. Sangat sederhana. Ketika seorang muslimah jatuh cinta, apa y...
-
Di bangku SD, sahabat saya ada dua orang. Mereka adalah teman sekelas dan teman satu mobil jemputan. Kami bahkan tidak tahu apa itu sahabat....






