Hari jumat, 26 Juli 2013 adalah hari terakhir saya mengabdi di tempat itu. Hm rasanya aneh kalau saya sendiri yang bilang kalau saya itu mengabdi. Mengabdi itu memberikan kontribusi ,apapun yang berguna untuk suatu hal. Tapi, saya masih merasa belum kasih apa-apa buat kantor itu, buat negara. Entah, mungkin sedikit hiperbola kalau bilang mengabdi di kantor itu sama saja mengabdi untuk negara.
Saturday, July 27, 2013
Friday, July 26, 2013
Semula biasa lalu lamat-lamat tidak biasa
Awalnya kita bersama jalan kita sendiri
Hanya ada langkah pelan di tapak ini
Bersama cita dan takdirku sendiri
Aku hanya jalan sendiri
Sampai ku temui hari-hariku berarti
Membuatku merasa ada yang tidak lengkap di jalanku
Walaupun sendiri itu baik saja
Tapi bukan berarti kesempurnaan
Aku berhenti di ujung jalan bercabang
Menunggumu melangkah
Kemarin, kita selangkah sama
Hanya sebentar tapi jalan kita berbeda lagi
Dengan keyakinan takdir kita pasti bertemu
Langkah kita pecah
Di sore terakhir
Awalnya kita bersama jalan kita sendiri
Hanya ada langkah pelan di tapak ini
Bersama cita dan takdirku sendiri
Aku hanya jalan sendiri
Sampai ku temui hari-hariku berarti
Membuatku merasa ada yang tidak lengkap di jalanku
Walaupun sendiri itu baik saja
Tapi bukan berarti kesempurnaan
Aku berhenti di ujung jalan bercabang
Menunggumu melangkah
Kemarin, kita selangkah sama
Hanya sebentar tapi jalan kita berbeda lagi
Dengan keyakinan takdir kita pasti bertemu
Langkah kita pecah
Di sore terakhir
Aku menikmati ini semua
Kamu membuatku kembali
Tak apalah pipi bersemu merah
Atau tawa sesekali yang singkat
Bersama walau hanya sedetik
Karena waktu terlalu sebentar
Ku rasakan lenganku terbuka untukmu
Menerima, merasakan kembali
Akan kepada siapa keabadianku kelak akan ku bagi
Tapi, bukannya aku benci
Kini, biarkan jarak ciptaanku menguji
Agar ketika kau dan takdir datang
Pasti hatiku memilihmu
Kamu membuatku kembali
Tak apalah pipi bersemu merah
Atau tawa sesekali yang singkat
Bersama walau hanya sedetik
Karena waktu terlalu sebentar
Ku rasakan lenganku terbuka untukmu
Menerima, merasakan kembali
Akan kepada siapa keabadianku kelak akan ku bagi
Tapi, bukannya aku benci
Kini, biarkan jarak ciptaanku menguji
Agar ketika kau dan takdir datang
Pasti hatiku memilihmu
Thursday, July 25, 2013
Kurasakan waktu berjalan
Padahal aku ingin berlari
Bukannya aku benci
Tapi ini terbaik untuk hati berkerudung keyakinan
Entah hati yang mana
Aku tidak tahu tentang hati
Hati siapa berharap terikat dengan siapa
Tapi aku tahu semua klise dibalik pahit
Aku tahu kaki siapa yang berat melangkah
Lalu, raga siapa yang benci pergi
Dan otak siapa yang sesak akan sosok
Dan hati siapa terikat siapa
Padahal aku ingin berlari
Bukannya aku benci
Tapi ini terbaik untuk hati berkerudung keyakinan
Entah hati yang mana
Aku tidak tahu tentang hati
Hati siapa berharap terikat dengan siapa
Tapi aku tahu semua klise dibalik pahit
Aku tahu kaki siapa yang berat melangkah
Lalu, raga siapa yang benci pergi
Dan otak siapa yang sesak akan sosok
Dan hati siapa terikat siapa
Wednesday, July 24, 2013
Menunggunya datang tiba-tiba seperti seharusnya
Berjanji membiarkannya menari bebas
Memenuhi semua sekujurnya dengan harapan
Membiarkan aku serakah untuk hatiku sendiri
Kini, saat apa yang dinanti mendekat
Aku bertolak dari sana, dari tempatku menunggu
Adalah dia , menarik tanganku , aku , pergi
Dia yang memahat rasa menjadi sederhana
Menguatkan tuannya dalam diam
Karena rasa tidak butuh kata, tapi lebih dari sekedar lisan
Meyakinkan inang tempatnya bernaung
Bahwa dia bisa saja membawaku jauh
Tapi dia juga yang mendekatkan apa yang dinanti
Karena dia sendiri punya janji
Untuk mereka pejuang kesabaran
Aku pasrah dibawa pergi oleh keyakinan
Berjanji membiarkannya menari bebas
Memenuhi semua sekujurnya dengan harapan
Membiarkan aku serakah untuk hatiku sendiri
Kini, saat apa yang dinanti mendekat
Aku bertolak dari sana, dari tempatku menunggu
Adalah dia , menarik tanganku , aku , pergi
Dia yang memahat rasa menjadi sederhana
Menguatkan tuannya dalam diam
Karena rasa tidak butuh kata, tapi lebih dari sekedar lisan
Meyakinkan inang tempatnya bernaung
Bahwa dia bisa saja membawaku jauh
Tapi dia juga yang mendekatkan apa yang dinanti
Karena dia sendiri punya janji
Untuk mereka pejuang kesabaran
Aku pasrah dibawa pergi oleh keyakinan
Tuesday, July 23, 2013
Membuat aku menembus imaji
Melewati gumpalan sesaknya
Kemarin mereka adalah mimpi
Saat ini ,angan itu menyatakan dirinya
Membuat waktu melepaskanku
Baru sedetik lalu aku terkungkung didalamnya
Bosan menunggu waktu yang memelukku
Kini, waktu melonggarkan lengannya
Katakan pertemuan ini selalu kembali
Layaknya matahari dan peraduannya
Pergi dan pulang, tapi selalu bertemu dalam pasti
Keindahannya membekas semuanya
Melewati gumpalan sesaknya
Kemarin mereka adalah mimpi
Saat ini ,angan itu menyatakan dirinya
Membuat waktu melepaskanku
Baru sedetik lalu aku terkungkung didalamnya
Bosan menunggu waktu yang memelukku
Kini, waktu melonggarkan lengannya
Katakan pertemuan ini selalu kembali
Layaknya matahari dan peraduannya
Pergi dan pulang, tapi selalu bertemu dalam pasti
Keindahannya membekas semuanya
Wednesday, July 17, 2013
Berbagai Macam Orang di Socmed
Tidak bisa dipungkiri kalau di zaman era yang serba canggih pakai internet ini, socmed sudah jadi hal wajib dimiliki sekarang. Sekarang kalau kita gak punya akun di socmed pasti bakal ketinggalan info, berita, topik pembicaraan, dll. Yah minimal punya friendster lah ya (eh, salah deng). Minimal punya akun facebook atau twitter.
Apa yang gue ingin bahas di tulisan kali ini adalah fenomena yang terjadi karena socmed. Orang-orang bisa menjadi sedemikian transparan tentang siapa dirinya dan bagaimana hidupnya lewat socmed. Sekarang kita gak perlu lagi nanya sana-sini buat tanya-tanya sifat, kesukaan, lagi temenan atau dekat sama siapa, asal-usul dari dimensi waktu mana, dari spesies apa teman atau gebetan lo. Bahkan, sekarang kita gak butuh SMS atau telepon buat tau dia lagi ngapain, dimana, sama siapa, atau moodnya sekarang lagi kenapa. Tinggal buka akunnya, scroll dikit, baca status-statusnya, terus ya udah nari hula-hula deh. Dan berikut adalah daftar spesies socmed yang berhasil gue rangkum versi on the got. Cekidot.
Monday, July 15, 2013
Semua tentang Masa Orientasi Sekolah
Hari ini adalah hari pertama tahun ajaran baru. Which means, hari ini juga hari pertama MOS buat anak-anak baru di SMA dan SMP x)
Hm, berbicara tentang masa orientasi sekolah alias MOS atau ospek. Saya, sebagai generasi yang sudah berkali-kali ngadepin ospek, akan mengungkit sedikit pengalaman saya di masa lalu itu. Lol.
Rasanya baru kemarin gue datang ke sekolah, pake seragam putih abu-abu. Kemeja dan rok kebesaran jadi terlihat parah karena dipake sama gue yang badannya kurus ramping nan mungil ini. Jadinya kayak pake karung. Penampilan gue jadi lebih ribet karena ada atribut ospek yang harus dipake. Pake papan nama kardus tulisannya "Barbie Rusak"Rambut dikepang sana sini. Di rambut gue ada 25 kepang. Karena waktu itu tanggal 25. Dan besoknya nambah 1 lagi. Untung ospeknya cuma 3 hari ,mentok cuma sampai 27 kepang. Kalau gak, mungkin rambut gue bisa berubah wujud jadi sarang. Segala macam bisa masuk. Ngumpetin manusia mungkin bisa, saking kribonya.
Pokoknya dari cerita-cerita yang gue dengar dari orang lain itu, ospek SMA itu penuh dengan pertumpahan darah. Seniornya galak. Disuruh ini-itu yang bikin lo bakal diinget 3 tahun. Bikin malu.
Hm, berbicara tentang masa orientasi sekolah alias MOS atau ospek. Saya, sebagai generasi yang sudah berkali-kali ngadepin ospek, akan mengungkit sedikit pengalaman saya di masa lalu itu. Lol.
Rasanya baru kemarin gue datang ke sekolah, pake seragam putih abu-abu. Kemeja dan rok kebesaran jadi terlihat parah karena dipake sama gue yang badannya kurus ramping nan mungil ini. Jadinya kayak pake karung. Penampilan gue jadi lebih ribet karena ada atribut ospek yang harus dipake. Pake papan nama kardus tulisannya "Barbie Rusak"Rambut dikepang sana sini. Di rambut gue ada 25 kepang. Karena waktu itu tanggal 25. Dan besoknya nambah 1 lagi. Untung ospeknya cuma 3 hari ,mentok cuma sampai 27 kepang. Kalau gak, mungkin rambut gue bisa berubah wujud jadi sarang. Segala macam bisa masuk. Ngumpetin manusia mungkin bisa, saking kribonya.
Pokoknya dari cerita-cerita yang gue dengar dari orang lain itu, ospek SMA itu penuh dengan pertumpahan darah. Seniornya galak. Disuruh ini-itu yang bikin lo bakal diinget 3 tahun. Bikin malu.
Saturday, July 13, 2013
Dapur dan Mood
Menurut saya, dapur adalah kunci dari sebuah rumah tangga. Ah, bukan cuma dapurnya aja tapi beserta pasukannya. Percuma banget kan kalau cuma punya ruangan dapur tapi gak ada apa-apanya? Gak ada kompor, peralatan makan, bahan makanan, dll? Jadi, dapur dan pasukannya itu penting. Kenapa? Berikut adalah hasil analisis saya:
Kehilangan
"Barangkali itulah mengapa kematian ada, aku menduga. Mengapa kita mengenal konsep berpisah dan bersua. Terkadang kita memang harus berpisah dengan diri kita sendiri; dengan proyeksi. Diri yang telah menjelma menjadi manusia yang kita cinta"- Dewi Lestari
Kutipan cerpen karya Dewi Lestari ini adalah salah satu favorit saya dalam bukunya "Rectoverso". Sederhana. Maknanya dalam. Tapi, tulisan kali ini bukan membahas tentang Dewi Lestari. Maaf.
Hari ini saya baru mendengar kabar duka dari salah satu sahabat saya. Ayahnya meninggal. Baru saja. Dan saya merasa menjadi orang paling jerk yang ada didunia karena tidak bisa ada di sampingnya sekarang. Menghiburnya atau sekedar ada untuk diam mendengarkan kesedihannya saja. Ah, sahabat macam apa saya. Semoga seribu doa untuk ayahanda mu sampai ke sisinya sekarang. Semoga Allah mempunyai tempat terbaik untuk ayahanda mu. Insya Allah. Aamiin. Tapi, sekali lagi, tulisan kali ini bukan hanya tentang meninggalnya ayahanda sahabat saya itu. Jadi, maaf.
Ini tentang perpisahan.
Tuesday, July 9, 2013
Flashback Ramadhan Tahun Lalu
Marhaban Yaa Ramadhan. Selamat Datang Ramadhan. Welcome Back Ramadhan. Tidak terasa semua umat muslim bertemu lagi dengan bulan Ramadhan. Sudah setahun umur postingan "Marhaban Yaa Ramadhan :*" Setahun sudah menjadi (entahlah) pribadi yang baru sejak Ramadhan tahun lalu.
Saya fikir orang-orang yang menemui dan menyambut Ramadhan dengan sungguh-sungguh, sangat beruntung. Mereka bisa beribadah, mengambil kesempatan dalam tiap detik Ramadhan, lalu saling berburu pahala berlimpah di bulan Ramadhan. Lalu, yang kemudian hasil dari semua itu (insya Allah) menjadi penghapus dosa-dosa mereka yang lalu. Sungguh mereka beruntung.
Saya fikir orang-orang yang menemui dan menyambut Ramadhan dengan sungguh-sungguh, sangat beruntung. Mereka bisa beribadah, mengambil kesempatan dalam tiap detik Ramadhan, lalu saling berburu pahala berlimpah di bulan Ramadhan. Lalu, yang kemudian hasil dari semua itu (insya Allah) menjadi penghapus dosa-dosa mereka yang lalu. Sungguh mereka beruntung.
Friday, April 12, 2013
#2 Semua Orang Beruntung
Masih dengan tema bersyukur. Seperti yang sudah diceritakan pada postingan selanjutnya, kalau mengeluh adalah salah satu cara dari sekian untuk tunjukkan rasa tidak bersyukur atas semua yang Allah berikan. Bersyukur itu penting dan merupakan pesan cintaNya bahwa sudah banyak sekali nikmat yang Allah berikan untuk kita, tapi tidak jarang kita malah mengabaikan atau mengeluh. Padahal Allah udah 1000x baek banget lho.
Oke, baiklah, memang kita ,saya, semua manusia, tidak lepas dari khilaf. Kadang secara tidak sengaja mengeluh. Mengeluh satu kali kemudian berusaha disyukuri, menurut saya, selalu lebih baik daripada mengeluh berkelanjutan. Betkelanjutan artinya tiap dapat hal yg sama lagi, mengeluh lagi. Dan begitu seterusnya. Apalagi kalau keluhan-keluhan kecil sampai di umbar2 ke twitter lah, facebook, atau socmed lainnya.
Contoh kecil saja. Saya sering baca
Oke, baiklah, memang kita ,saya, semua manusia, tidak lepas dari khilaf. Kadang secara tidak sengaja mengeluh. Mengeluh satu kali kemudian berusaha disyukuri, menurut saya, selalu lebih baik daripada mengeluh berkelanjutan. Betkelanjutan artinya tiap dapat hal yg sama lagi, mengeluh lagi. Dan begitu seterusnya. Apalagi kalau keluhan-keluhan kecil sampai di umbar2 ke twitter lah, facebook, atau socmed lainnya.
Contoh kecil saja. Saya sering baca
#1 Semua Orang Beruntung
Bersyukur adalah hal kecil yang sering orang2 lupakan dalam kesehariannya. Menyadari kalau masih ada orang yang tidak lebih beruntung, dalam satu hal apapun, daripada kita. Kebanyakan mengeluh adalah salah satu cara dari sekian yang bisa dikategorikan sebagai rasa tidak bersyukur. Dan hari ini saya belajar dan saya sadar kalau saya, kita masih beruntung sampai saat ini. Saya sadar kalau ternyata Allah masih saaaangaaaat sayang dengan saya, dengan kita.
Ada seorang kenalan ibu saya. Sebut saja Bu A. Dia seorang karyawan sebuah perusahaan swasta. Dia sekarang sakit-sakitan, perlu banyak biaya untuk berobat penyakitnya yang sering kambuh. Hal yang lumrah didapatkan seorang ibu yang berumur kepala 5. Kesehatan yang selalu menurun berimbas juga dengan pekerjaannya, terbengkalai, yang mengharuskan dia harus cuti bahkan kadang absen tanpa keterangan. Kinerja sebagai karyawan di perusahaan itu ,menurun. Gajinya yang dipotong untuk konsekuensi absen kerja, harus dibagi lagi dengan biaya pengobatannya, kebutuhan hidup sehari-hari untuk dia serta anak tunggalnya dan kebutuhan lainnya yg saya
Ada seorang kenalan ibu saya. Sebut saja Bu A. Dia seorang karyawan sebuah perusahaan swasta. Dia sekarang sakit-sakitan, perlu banyak biaya untuk berobat penyakitnya yang sering kambuh. Hal yang lumrah didapatkan seorang ibu yang berumur kepala 5. Kesehatan yang selalu menurun berimbas juga dengan pekerjaannya, terbengkalai, yang mengharuskan dia harus cuti bahkan kadang absen tanpa keterangan. Kinerja sebagai karyawan di perusahaan itu ,menurun. Gajinya yang dipotong untuk konsekuensi absen kerja, harus dibagi lagi dengan biaya pengobatannya, kebutuhan hidup sehari-hari untuk dia serta anak tunggalnya dan kebutuhan lainnya yg saya
Thursday, April 11, 2013
Kapan Waktu Tepat Tutup Aurat?
Repost dari @felixsiauw
1.lihat Muslimah kami pada masa dimana keadaan jadi pelajaran | dan ketika ramai kelakuan menjadi guru tauladan
2. saat artis layar yang tak tau surga jadi panutan | dan saat orang dewasa tak bisa berikan cukup bimbingan
3. mereka ambil buku mode untuk jadi pengganti Al-Qur'an | ucapan Rasulullah ditelikung sehingga sesuai dengan keinginan
4. mungkin tanpa sadar Muslimah keluar dari jalan Allah | mengira alasannya benar bahkan sudah jelas salah
5. apapun alasannya, membuka aurat adalah perkara tak terpuji | karena Muslimah tanpa hijab bagai bidadari yang tak bertaji
6. karena bila Muslimah sudah tampakkan keindahan badan |
1.lihat Muslimah kami pada masa dimana keadaan jadi pelajaran | dan ketika ramai kelakuan menjadi guru tauladan
2. saat artis layar yang tak tau surga jadi panutan | dan saat orang dewasa tak bisa berikan cukup bimbingan
3. mereka ambil buku mode untuk jadi pengganti Al-Qur'an | ucapan Rasulullah ditelikung sehingga sesuai dengan keinginan
4. mungkin tanpa sadar Muslimah keluar dari jalan Allah | mengira alasannya benar bahkan sudah jelas salah
5. apapun alasannya, membuka aurat adalah perkara tak terpuji | karena Muslimah tanpa hijab bagai bidadari yang tak bertaji
6. karena bila Muslimah sudah tampakkan keindahan badan |
Aku Nggak Mau Pake Kerudung-Jilbab Karena...
Repost dari @felixsiauw
1. sy nggak mau kerudungan! kerudungan itu kuno | "lha, itu zaman flinstones, lebih kuno lagi, nggak pake kerudung"
2. tapi kan itu kan hal kecil, kenapa kerudungan harus dipermasalahin?! | "yang besar2 itu semua awalnya kecil yg diremehkan"
3. yang penting kan hatinya baik, bukan lihat dari kerudungnya, fisiknya! | "trus ngapain salonan tiap minggu? make-upan? itu kan fisik?"
4. kerudungan belum tentu baik | "betul, yang kerudungan aja belum tentu baik, apalagi yang...(isi sendiri)"
5. sy kemarin liat ada yg kerudungan nyuri! | "so what? yg nggak kerudungan juga banyak yang nyuri, gak korelasi kali"
6. artinya lebih baik kerudungin hati dulu, buat hati baik! |
1. sy nggak mau kerudungan! kerudungan itu kuno | "lha, itu zaman flinstones, lebih kuno lagi, nggak pake kerudung"
2. tapi kan itu kan hal kecil, kenapa kerudungan harus dipermasalahin?! | "yang besar2 itu semua awalnya kecil yg diremehkan"
3. yang penting kan hatinya baik, bukan lihat dari kerudungnya, fisiknya! | "trus ngapain salonan tiap minggu? make-upan? itu kan fisik?"
4. kerudungan belum tentu baik | "betul, yang kerudungan aja belum tentu baik, apalagi yang...(isi sendiri)"
5. sy kemarin liat ada yg kerudungan nyuri! | "so what? yg nggak kerudungan juga banyak yang nyuri, gak korelasi kali"
6. artinya lebih baik kerudungin hati dulu, buat hati baik! |
Menutup Aurat Wanita, Jilbab & Kerudung
Repost dari @felixsiauw
Bismillah..
Tulisan ini bukan untuk menyindir sinis, bukan maksud untuk membuat diri paling benar. Dengan seluruh kerendahan hati, apa yang akan saya bagikan ini anggap saja sebagai sebuah nasehat yg berusaha mengetuk pintu hati para saudari. Kalau mau dishare ulang , boleh. Semoga bermanfaat ^^
1. innalillahi kita hidup di masa Islam serasa bara api, khsususnya bagi wanita | alhamdulillah, mereka tentu dapat pahala lipat-ganda
2. terutama saat #aurat wanita diumbar, seolah bagian dari tuntutan masa | dan yang bersedia menutup #aurat bagai benda museum purba
3. salut buat akhwat kami yang mendekap cinta Allah lebih daripada rongrongan nafsu manusia | yang mengukur mulianya dari #aurat yg dibuka
4. begitulah akhwat kami, yg hanya pd Allah diia takuti, yang dirindukan lelaki pengagum Nabi, dicemburui bidadari surgawi
5. Islam memandang wanita makhluk agung, yang harus terlindung, dengan jilbab dan kerudung | agar terhormat bukan bermaksud memasung
6. karena itulah Rasul menasihati Asma binti Abu Bakar
Monday, April 8, 2013
Lagi mencari wajahmu dalam dinginnya rintik hujan
Sayup-sayup ku dengar tawamu bersama deru hujan
Lamat-lamat ku dengar deru angin membawa namamu disini
Kelabunya langit membawa kenangan tentangmu
Disini..
Sedang duduk disampingku
Menemaniku menikmati hujan
Sihir apa yang hujan miliki?
Tiap kali ia datang, selalu memaksaku mengingatmu
Kemudian mengutuknya karena itu dan mengingatmu
Tidak pernah aku sedependen ini pada kerinduan
Bagai candu..
Ketergantungan akan sensasi rasa hangat yang berdesir lembut dalam benak
Semacam keharusan untuk menggantungkan asa yang belum berujung
Salahkah hujan membuat semua orang kembali pada kenangan?
Salahkah hujan membuat sendu mengingatnya?
Salahkah hujan membuatku berpura-pura sedang berbagi tawa denganmu sekarang?
Atau apakah hanya aku yang memang senang merindumu lalu berdalih menyalahkan hujan?
Atau hanya aku yang berlebihan dalam merindu?
Sayup-sayup ku dengar tawamu bersama deru hujan
Lamat-lamat ku dengar deru angin membawa namamu disini
Kelabunya langit membawa kenangan tentangmu
Disini..
Sedang duduk disampingku
Menemaniku menikmati hujan
Sihir apa yang hujan miliki?
Tiap kali ia datang, selalu memaksaku mengingatmu
Kemudian mengutuknya karena itu dan mengingatmu
Tidak pernah aku sedependen ini pada kerinduan
Bagai candu..
Ketergantungan akan sensasi rasa hangat yang berdesir lembut dalam benak
Semacam keharusan untuk menggantungkan asa yang belum berujung
Salahkah hujan membuat semua orang kembali pada kenangan?
Salahkah hujan membuat sendu mengingatnya?
Salahkah hujan membuatku berpura-pura sedang berbagi tawa denganmu sekarang?
Atau apakah hanya aku yang memang senang merindumu lalu berdalih menyalahkan hujan?
Atau hanya aku yang berlebihan dalam merindu?
Menelusuri hari tiap detiknya..
Mencari jawaban atas ketidakpastian akan akhir perasaan ini nanti..
Membuat sangsi akan keberadaan kita kelak..
Aku akan damai dengan hanya memilikimu..
Atau dengan hanya mengetahui keeksistensian mu di dunia hari ini..
Bersama sepi yang ramai..
Juga rindu yang terus tumbuh..
Karena aku selalu mencabutnya..
Mencari jawaban atas ketidakpastian akan akhir perasaan ini nanti..
Membuat sangsi akan keberadaan kita kelak..
Aku akan damai dengan hanya memilikimu..
Atau dengan hanya mengetahui keeksistensian mu di dunia hari ini..
Bersama sepi yang ramai..
Juga rindu yang terus tumbuh..
Karena aku selalu mencabutnya..
Tuesday, April 2, 2013
Gema suara kembali datang berbisik.
Senyap-senyap ku dengar mereka menyuruhku merindu mu lagi.
Mereka menggelitik telinga ku dengan nama mu.
Membuat kepala ku kembali sesak dengan wajahmu.
Mataku dibuat pekat karena bayangan mu.
Yang menawarkan tangannya untuk di genggam.
Kedua tanganku dibuat saling memeluk sendiri.
Berpura-pura seakan mereka sedang melingkar di lengan mu.
Udara ini, membuat paru-paru ku tidak menghembuskan nafas nya baik.
Sakit.
Semakin ku coba menghembuskan , semakin sesak.
Perih.
Ternyata merindukan mu menyakitkan.
Entahlah..aku hanya menikmatinya dalam sepi.
Senyap-senyap ku dengar mereka menyuruhku merindu mu lagi.
Mereka menggelitik telinga ku dengan nama mu.
Membuat kepala ku kembali sesak dengan wajahmu.
Mataku dibuat pekat karena bayangan mu.
Yang menawarkan tangannya untuk di genggam.
Kedua tanganku dibuat saling memeluk sendiri.
Berpura-pura seakan mereka sedang melingkar di lengan mu.
Udara ini, membuat paru-paru ku tidak menghembuskan nafas nya baik.
Sakit.
Semakin ku coba menghembuskan , semakin sesak.
Perih.
Ternyata merindukan mu menyakitkan.
Entahlah..aku hanya menikmatinya dalam sepi.
Sekuat apapun aku menolak
Sekuat apapun aku melawan
Keberadaan mu di dunia ini
Kerinduanku dengan dirimu
Yang selalu memaksaku untuk jatuh
Tersungkur di reruntuhan kesedihan
Dengan hati yang tersayat sana sini
Aku jatuh lalu berdiri lagi
Jatuh lalu berdiri
Tegar lalu rapuh
Rapuh lalu tegar lagi
Begitu seterusnya
Sesering apapun itu selalu terjadi
Aku selalu butuh sepi
Agar mengundang luka menganga
Satu-satunya yang membuat jatuh adalah nyata
Dan bangkit adalah mutlak
Sekuat apapun aku melawan
Keberadaan mu di dunia ini
Kerinduanku dengan dirimu
Yang selalu memaksaku untuk jatuh
Tersungkur di reruntuhan kesedihan
Dengan hati yang tersayat sana sini
Aku jatuh lalu berdiri lagi
Jatuh lalu berdiri
Tegar lalu rapuh
Rapuh lalu tegar lagi
Begitu seterusnya
Sesering apapun itu selalu terjadi
Aku selalu butuh sepi
Agar mengundang luka menganga
Satu-satunya yang membuat jatuh adalah nyata
Dan bangkit adalah mutlak
Subscribe to:
Posts (Atom)
Day 10: Your Bestfriend
Di bangku SD, sahabat saya ada dua orang. Mereka adalah teman sekelas dan teman satu mobil jemputan. Kami bahkan tidak tahu apa itu sahabat....
-
I haven't made my own resolutions for 2019. Tapi, sepertinya resolusiku di tahun 2019 tidaklah muluk. Yang pada intinya, saya ingin 201...
-
"Assalamualaikum, saudariku. Langsung saja, saya ingin menanyakan sesuatu. Sangat sederhana. Ketika seorang muslimah jatuh cinta, apa y...
-
Di bangku SD, sahabat saya ada dua orang. Mereka adalah teman sekelas dan teman satu mobil jemputan. Kami bahkan tidak tahu apa itu sahabat....