Monday, November 14, 2016

Surat Kedelapan

Kalau kamu baca ini,
Ini Mama yang masih mengumpulkan "nyawa", baru bangun tidur. Sekitar jam 07.00 pagi. Masih sempoyongan dan pikiran masih melayang karena semalaman Mama gak bisa tidur nyenyak. Hampir tiap jam Mama mesti terbangun karena rasa nyeri tajam yang makin hari makin sering terjadi dan makin sakit juga. Sampai mesti terbangun dan berkeringat karena menahan sakit. Ini juga ada Papa. Yang masih tidur sampai jam segini. Gara-gara ikut kebangun juga karena dengar Mama tiba-tiba meringis kesakitan. Ikut gak tidur nyenyak juga. Belum habis lelahnya di kantor, tidurnya mesti terganggu juga karena rasa nyeri ini. Dokter bilang, itu karena kamu yang udah mulai mencari jalan keluar. Mulai sempit ya? Sabar ya, nanti ada waktunya kok kamu keluar. Tuhan udah atur ya, Kakak.

Wednesday, November 2, 2016

Tuesday, October 25, 2016

Surat Keenam

Suka Duka Trimester Kedua

Hai. Lama gak blogging bikin saya jadi bingung mau cerita apa disini. Banyak banget. Rasa pengen curhat tapi malu. Hahaha. Kayaknya udah lama banget ya gak nulis cerita tentang hamil. 

I am bravely, anxiously, and also nervously welcoming my third trimester. Trimester kedua sudah berlalu. Dan ada segudang cerita dibalik suka duka nya trimester dua ini. Kali ini saya mau nulis tentang itu. Oke..harus mulai darimana ya? Mungkin bisa mulai dari perkembangan si Kecil dulu kali ya?

Tuesday, September 27, 2016

Surat Kelima

Assalamu'alaikum, nak.
Ternyata tinggal sepertiga jalan lagi, nak. Insya Allah, kita akan ketemu. Mama, papa, kakek-nenek, om dan tante mu sudah menunggu kelahiran mu ke dunia. Semoga kita semua sehat-sehat saja hingga waktunya tiba.

Sunday, August 28, 2016

Punya Skoliosis Saat Hamil Itu Rasanya....

Suami sedang main gadget. Entah itu nge-game atau browsing. Ayah sedang main alat musik kesayangannya, piano elektrik. Asik sambil nyanyi-nyanyi sendiri dengan peralatan sound-nya yang tiap minggu beliau rawat. Ibu sedang menggoreng pisang goreng di tengah terik siang ini. Harusnya gue yang di dapur menggoreng, bukannya blogging kayak sekarang. Lantas, aku ini menantu macam apa. Dasar menantu durhaka *plak* *ditimpuk pisang goreng* Jangan ditiru, ya.

Friday, August 26, 2016

Mengabadikan Proses Kehamilan.

Walaupun secara teknis dan perhitungan kalender, usia kandungannya baru 19 minggu dan baru akan beranjak minggu ke-20, tapi my baby is getting strong, insya Allah, healthy and bigger quickly. Gak heran kalau sekarang perut mulai tambah membuncit dan orang-orang mulai pengen pegang perut saya. Hehehe.

Tuesday, August 23, 2016

Gak Tau Mau Kasih Judul Apa. Hahaha!

Pagi-pagi begini, sambil ngantri di KPPN yang lama dan bikin ngantuk, pengen rasanya menulis lagi tentang isi fikiran. Mumet kalau disimpan sendiri dalam kepala. Nanti banyak junk nya. Yes, kid. I know you want me to do that. I feel that spirit-kick from inside. I write while you are kicking, deal? Kamu bisa baca ini di kemudian hari kalau udah dewasa, ya. 

Monday, July 11, 2016

Suka Duka Trimester Pertama

I am in my second trimester. Yay? I guess. I kinda don't know what to feel and what to say. Lebih bersyukur dan bahagia karena 3 bulan paling rentan dalam kehamilan telah dilewati. Tapi, rasa khawatir itu juga semakin besar karena, well, everything is possible dan saya berharap nafsu makan semakin bertambah di trimester kedua ini.


Jika ada yang tanya bagaimana rasanya trimester pertama? Saya rasa semua ibu hamil di dunia ini punya jawaban yang berbeda. Respon tubuh masing-masing wanita terhadap munculnya hormon kehamilan berbeda. Ada yang melaluinya dengan tenang adem ayem saja. Ada juga yang melewatinya 3 bulan pertamanya dengan sedikit perjuangan. Sedikit? Iya sedikit. Perjuangan sebenarnya baru akan terjadi di hari-hari mendekati persalinan.

Tuesday, July 5, 2016

Memori Pagi

There she goes

There she goes again
Racing through my brain
And I just can't contain
This feeling that remains

(There She Goes- Sixpense None Of The Richer)

Udah lama gak nulis tentang si Mas. Karena sibuk bahagia dengan kehadiran Kakak. Alhamdulillah. Alhamdulillah. MasBapak sama MbakIbu senang. Apalagi, MbakIbu yang mengandung. Senang banget pas lagi muntah. Artinya ia masih ada. Masih ada yang protes kalau makanan MbakIbu nya gak sehat. Tanda ia masih mau sehat, Insya Allah. Senang banget pas lagi makan banyak. Artinya ada yang lagi lapar juga didalam. Senang banget kalau perut ngilu dikit karena pembuluh darahnya. Artinya ada yang berkembang didalam. Sehat terus ya. Insya Allah dalam waktu tujuh bulan lagi, Kakak ketemu sama MasBapak dengan MbakIbu.

Wednesday, June 8, 2016

Surat Kedua

Assalamualaikum, nak.

Sore-sore gini enaknya makan yang manis- manis ya? Pantesan mama pulang belum sampai rumah udah nagih makan lagi. Baru dua jam setelah makan siang lho ini.

Lapar ya? Sama mama juga. Mama sampai pusing tujuh keliling kalau lagi lapar. Apalagi kamu yang didalem ya nak? Pasti pusing juga, kok mama nya gak ngunyah lagi.

Iya, kamu sudah mulai masuk ke fase tiap-dua-jam-mesti-minta-makan. Sabar ya. Mama lagi tunggu pisang goreng coklat keju favorit mama. Semoga kamu suka. Alias gak dimuntahin. Habis makan, mama jangan dibikin muntah ya? Kamu makan ya?

Makan ya biar bagus pertumbuhannya. Papa pengen banget liat kamu tuh udah ada tangannya. Kakinya. Kepalanya. Kalau mama, lihat jantung kamu berkedap-kedip di layar USG aja, senangnya udah gak ketulungan. Hehe..

Sabtu ini kita check up lagi ya. Kita ketemu lagi.

Love,
Calon Mamanya Kakak

Tuesday, May 31, 2016

Surat Pertama

30 Mei 2016

Hai, sayang. Sebenarnya masih bingung bakal mau panggil apa ke kamu. Kayaknya calon mama dan papa kamu bakal geli sendiri kalau pakai sayang. Hahaha. Hmm..panggil Kakak aja, boleh? Kamu kan anak pertama. Bakal jadi anak sulung, kakak dari adik-adikmu nanti. Insya Allah ya, nak. 

Kamu, tepat hari minggu tanggal 29 Mei 2016, usia kehamilan mama yang isinya kamu, umurnya sudah 8 minggu lho. Kalau mama baca-baca, kamu masih sebesar kacang merah. Masih kecil banget. Tapi, mama sudah bisa lihat detak jantung kamu waktu USG terakhir di minggu ke 7 lebih 5 hari. Denyut nya lebih cepat dari jantung mama. Dua kali lebih cepat. Kenapa? Deg deg an ya? Sama mama juga. Hehehe.. Senang nya waktu lihat denyut jantung kamu didalam sana. Apalagi dokter bilang kamu sehat disana. Alhamdulillah. You are going to be a sweet little baby.

Sehat-sehat didalam sana ya, nak. Walaupun mama akan lewatin 3 bulan ini dengan mual yang masih rajin-rajin nya, kamu tenang aja. Nanti mama usahakan makan terus pokoknya biar kamu bisa makan juga di dalam sana. We will see you soon at the next check-up, yaaa :)


Love,
Calon Mama nya Kakak

Calon Mama nya Kakak.

Now, i know the struggle of pregnant moms. Because i finally am a mom-to-be. Calon Mama nya Kakak. Gue panggil Kakak aja, soalnya lucu aja. Mau panggil "sayang" tapi kayaknya gue geli sendiri. Hahaha.


Alhamdulillah. Gak bisa digambarkan rasa bersyukurnya saat ini. Jujur aja, ini adalah salah satu kekhawatiran gue sebelum menikah. "Kapan gue bisa punya anak?" Dan Tuhan mengusir segala khawatir gue dulu dengan mengirimkan kehidupan di dalam rahim gue sendiri. Yang bakal jadi pelipur lara keluarga kami jika ia lahir. Yang bakal meneruskan amal jariyah. Mendoakan kami, orangtuanya, di dunia dan akhirat. Insya Allah, kalau dia sehat sampai lahir. Lahir dengan sehat, lengkap dan selamat. Insya Allah. Aamiin..


Thursday, May 26, 2016

1 Bulan

Hai. Ketemu lagi. Akhirnya, bisa nulis di blog ini lagi. Setelah bulan lalu yang lagi "chaos" nya. Bikin jungkir balik. Rasa campur aduk. Bahagia, terharu, sedih, stress, capek, tapi semuanya terbayar setelah akhirnya gue melihat jawaban atas doa gue selama ini, duduk bersanding di pelaminan. Tepat disamping gue. Bukan yang sedang salaman bareng tamu lain. 

Kira-kira sebelum lamaran terjadi, gue bener-bener minta ke Tuhan. Kalau lelaki ini baik untuk gue, dekatkan dan mudahkan urusan kami berdua. Tapi, kalau gak baik, tolong buang aja dia ke laut. Setelah lamaran pun, gue tetap menjerit dalam hati dengan doa yang sama. Semakin dekat, semakin berdoa. Alhamdulillah. Tepat tanggal 9 April 2016, si Mas, yang suka ngelarang aku makan junk food itu lhoooo, resmi secara agama dan hukum jadi suami gue *eheumm* dan gue selalu amazed dengan cara Tuhan mempertemukan dua orang yang asing, lalu kemudian dua orang ini mean the entire world for each other. 

Sunday, April 3, 2016

Hari-Hari Menjelang..

Selamat pagi! Ditulis langsung dari sebuah kamar berukuran..mm..gak tau berapa kali berapa meter. But, who cares anyway? Pukul 09.00 dan saya belum sarapan. Semakin dekat menjelang hari H, nafsu makan kadang menjadi sangat tidak terkendali. Maksudnya, kadang tidak terkendali malas makan nya, tapi kadang rakus nya juga tidak bisa dikendalikan. That's a problem for the most of girls, guys. Our appetite. 



Sunday, March 13, 2016

Hadir di Pernikahan Temanmu.

Tepat seminggu yang lalu, satu lagi teman melepas masa lajangnya. Yang awalnya hanya memiliki setengah, sekarang menjadi satu. Apanya? Agamanya. Menikah berarti memenuhi separuh taqwa nya. Terlepas siapapun ia, siapa keluarganya, darimana asalnya, apa agamanya; menikah adalah sesuatu yang sakral, lagi suci, antara manusia dan Tuhan. Karena itu dilaksanakan tidak main-main apalagi sambil bercanda. Dilaksanakan seakan-akan dihadapan Tuhan, padahal kita selalu berada dalam penglihatanNya. 

Day 10: Your Bestfriend

Di bangku SD, sahabat saya ada dua orang. Mereka adalah teman sekelas dan teman satu mobil jemputan. Kami bahkan tidak tahu apa itu sahabat....