Sunday, June 29, 2014
Satu Tulisan, Untuk Satu Hari, Untuk Bulan Ramadhan.
Note For Someone.
Please, do not act, say or behave, something like there's problem between both of us when actually there's not. It is hurt for me who completely didn't understand anything what you are thinking.
Please, if you have something to say, say it out loud in front of me. I am not the one, who can understand what it is in your mind, like God always do. I am sorry if i wasn't that perfect as you wish. Or perfect as anyone else. But as your information, i am just human. Completely imperfect. You are free to choose leaving or staying, if you no longer can't accept my imperfection.
Sorry for being rude and saying this.
MIKA
Saya fikir film Mika ini akan menjadi film yang sangat biasa dan agak membosankan. Jujur saja, itu karena tahu aktrisnya si Velove Vexia. Soalnya, saya tidak pernah lihat bagaimana akting Velove di layar lebar. Apa mungkin karena saya ketinggalan berita atau apa, tapi memang Velove ini baru main di satu judul film layar lebar ini, kan? Please correct me if i am wrong. Harus saya katakan, kalau usaha Velove untuk memerankan Indi, seorang perempuan belia yang masih polos penderita Skoliosis, diperankan cukup baik. Film ini juga tertolong dengan akting ciamik Vino G. Bastian. Saya rasa karena sudah punya jam terbang cukup banyak, main pada beberapa judul film layar lebar, Vino cukup sukses memerankan sebagai penderita HIV-AIDS, Mika, dalam film ini. Saturday, June 28, 2014
I’m telling you
I softly whisper
Tonight tonight
You are my angel
— Aku katakan padamu —
— Aku berbisik pelan —
— Malam ini… malam ini —
— Kau malaikatku —
Aishiteru yo
Futari wa hitotsu ni
Tonight… tonight…
I just say…
— Aku mencintaimu —
— Berdua menjadi satu —
— Malam ini… Malam ini —
— Aku hanya bilang… —
Thursday, June 26, 2014
Kenapa Ya?
Ada 10 pertanyaan yang lagi gue fikirin selama gue..hmm..kurang lebih sudah sejam bengong di mall menunggu bapak sama ibuk. Sebelumnya maaf yaa kalau ada yang tersinggung. Ini benar-benar murni hasil observasi langsung disini. So, here they are..
1. Kenapa kalau cewek lagi ngobrol, pasti ribut banget? | eh gak juga..cowok juga ding.
2. Kenapa kalau cowok lagi ngobrol, suka bilang "bro.." di tiap akhir kalimatnya? "Begini lho, bro..", "mau kemana, bro?", "eh cewek yang itu cantik, bro.." | pusing gak sih dengerin nya?
3. Kenapa donat j.co itu enak banget? Mereka pake resep apa ya sampai orang rela antri kayak ada sembako?
4. Kenapa anak remaja jaman sekarang, masih senang lempar poni? Kalau poni nya ganggu, mas/mbak, jepit aja bisa kaliik. Atau rambutnya disir rapi. Atau sekalian gak usah pake poni juga bisa.
5. Kenapa ya orang yang pacaran lagi jalan berduaan, jalannya pelan trus jalan ditengah lagi? Jalannya dipinggir kek. Rasanya serba salah aja kalau lagi jalan dibelakang mereka ("._.)
6. Kenapa ya cowok suka pake baju kaos berkerah V? Ntar masuk angin lho, mas..
7. Kenapa ya cewek suka pake hotpants ke mall? Ntar masuk.angin lho, mbak..
8. Kenapa ya gue masih (baru saja) lihat ibu-ibu sekitar umur 50an, pake baju yang gak ada lengannya? Ntar masuk angin lho, mbak..eh salah..mbah..*salim*
9. Kenapa ya kita sekarang lebih sering ngobrol dengan gadget daripada dengan manusia? Apa kita sudah sebodoh ini dibajak sama teknologi? *ngaca* *sigh*
10. Kenapa ya belakangan ini gue suka nulis tulisan yang gak jelas gini? Bingung juga sih.
P.s: kalau ada yang mau jawab pertanyaan diatas atau protes mungkin, atau yang mau mengklarifikasi, komen aja tuh dibawah. Tapi, kalau gak bisa, yaudahlah yaa. Mungkin kamu terlalu normal. Maaf lho. Eh atau gue yang..ahsudahlah.
Sunday, June 1, 2014
I don't even know myself at all
I thought I would be happy by now
The more I try to push it
I realize – gotta let go of control
Gotta let it happen
Gotta let it happen
Gotta let it happen
So let it happen
It's just a spark
But it's enough to keep me going
And when it's dark out, no one's around
It keeps glowing
Every night I try my best to dream
Tomorrow makes it better
Then I wake up to the cold reality
And not a thing is changed
But it will happen
Gotta let it happen
Gotta let it happen
Gotta let it happen
It's just a spark
But it's enough to keep me going
And when it's dark out, no one's around
It keeps glowing
It's just a spark
But it's enough to keep me going
And when it's dark out, no one's around
It keeps glowing
And the salt in my wounds isn't burning anymore than it used to
It's not that I don't feel the pain, it's just I'm not afraid of hurting anymore
And the blood in these veins isn't pumping any less than it ever has
And that's the hope I have, the only thing I know that's keeping me alive
Alive
Gotta let it happen
Gotta let it happen
Gotta let it happen
Gotta let it happen
Gotta let it happen
Gotta let it happen
Gotta let it happen
Gotta let it happen
It's just a spark
But it's enough to keep me going
(So if I let go of control now, I can be strong)
And when it's dark out, no one's around
It keeps glowing
It's just a spark
But it's enough to keep me going
(So if I keep my eyes closed, with the blind hope)
And when it's dark out, no one's around
It keeps glowing
(Last Hope - Paramore)
Thursday, May 29, 2014
The Liebster Award
1. Post award ke blog kamu
3. Share 11 hal tentang kamu
4. Jawab 11 pertanyaan yang diberikan kepada kamu
5. Pilih 11 blogger lainnya dan kasih mereka 11 pertanyaan yang kamu mau
Tuesday, May 27, 2014
I have nothing to do but waiting, right now. Menunggu jemputan seperti biasa. Karena saya memang sedang tidak melakukan apa-apa, kayaknya tidak ada salahnya kalau saya mulai blogging sedikit.
Mari kita lihat. Hemm. Disini ada sepasang manusia, mereka adalah sepasang kekasih atau bukan, saya juga tidak tahu. Tapi, melihat gelagat dan bahasa tubuh mereka, sepertinya mereka hanya berteman. Hanya saja sedikit lebih dekat. Walaupun (sepertinya) mereka berteman, mereka sangat akrab. Seru sekali melihat mereka tertawa er..about something there, whatever. Kalau boleh asumsi saya expand lagi, sepertinya si cowok terjebak dalam zona friendzone dengan si teman ceweknya ini. But, they are still looked happy somehow.
Dan oh great..ada seseorang yang baru datang dan merokok. Ugh..hurts my precious lungs. And for God sake, why the hell do you sit there?
Lupakan tentang si perokok. I moved anyway. And feel so much better now. Disisi lain, ada juga sepasang manusia. Sepertinya mereka (hampir) berpacaran a.k.a lagi pdkt. Sangat jelas terlihat dari gelagat bahas tubuh mereka. Tawa mereka. Terlihat sangat dekat tapi tidak juga. Agak sedikit canggung. Mungkin kedua orang ini baru saja kenal dan memaksakan diri untuk saling mengenal satu sama lain.
Saya rasa semua orang setuju bagian menyenangkan dari sebuah hubungan adalah bersama orang yang bisa kau ajak bertukar cerita tentang apa saja. And yes, we usually call it a friend. It is just confusing when people over-thinking about what kind of relationship they have. Selama tidak melanggar nilai-nilai baik yang hidup di masyarakat dan agama, i think it is fine. Close doesn't always mean dating. And dating is not always an option. That relationship with a person always matter of time where it will bring you into. Tapi, rasanya memang menyenangkan menemukan orang seperti itu tadi.
The question is, have you ever met that kind of person?
(Ditulis ketika merenung sendirian di Circle K)
Monday, May 26, 2014
Friday, May 23, 2014
Saturday, May 17, 2014
....
.......
Twilight in My Unnecessary Writing
Friday, May 16, 2014
Hopes.
Wednesday, May 14, 2014
!
I am not in good mood
I am not in good mood
I am not in good mood
I am not in good mood..
For God sake, i need to write something on my blog for making me sane from all of these stuff.
!
Friday, May 9, 2014
Wednesday, May 7, 2014
Tips Naik Angkot Buat Cewek
Kejadiannya adalah malam ini ketika saya pulang dari kantor. Tepatnya jam setengah 8 malam. Jadi gue pulang nih naik angkot seperti biasa. Didalam angkot itu sudah ada tiga orang penumpang. Dua orang perempuan, satunya masih muda dan berjilbab dengan memakai pakaian berlengan.panjang dan ketat. Dan mungkin berumur sekitar 24 tahun. Seorangnya lagi adalah wanita paruh baya. Mungkin berumur sekitar 33 tahun. Tidak berjilbab dan dengan pakaian kemeja serta rok. Biasa saja, malah terkesan berantakan.
Seorang penumpang lagi di dalam angkot itu adalah seorang laki-laki kurus dan berkulit hitam. Mungkin berumur sekitar 45 tahun. Dan dia duduk tepat disebelah perempuan-24 tahun tadi. Awalnya gue sih tidak peduli. Cuek aja. Tapi, lama-lama gue perhatiin tuh bapak duduknya agak mepet dengan perempuan itu *jreeeeng... Padahal, bangku tempat mereka duduk masih luas. Gue yang lihat itu jadi merasa aneh dan curiga dong. Masa bangku segitu luas cuma ada mereka dua orang yang duduk, si bapak itu duduk malah mepet banget sih? Gak cuma itu yang mencurigakan. Dibawah remang-remangnya lampu dalam angkot, gue liat tangannya tuh bapak agak dekat juga dengan tubuh si cewek. Tepatnya dibawah ketiaknya tuh cewek alias.. *pikir aja sendiri* *maaaaaaak.. > <
And the worse thing is kebetulan si cewek ini duduknya agak serong dan posisinya membelakangi si bapak. Otomatis dia jadi gak ngerasa apalagi melihat. Padahal tuh tangan bapak physcho sudah hampir menyentuh bagian tubuhnya. Gue pun langsung mengalihkan pandangan dari kejadian itu, pura-pura gak lihat sambil terus berbaik sangka "ah mungkin suaminya..". Dan gue pun tetap merinding sepanjang perjalanan, dan ngerasa si bapak liatin gue. Hih..beneran ngeri banget. Pengen loncat dari jendela aja gue.
Kengerian ini bertambah to the max ketika melihat perempuan itu turun, TAPI gak sama si bapak itu. Ternyata si bapak itu gak sama siapa-siapa, not even that girl. Berarti..dia habis grepe orang dan si korban gak ngerasa sama sekali. Oh God..ya Allahu..dalem hati cuma bisa istighfar sambil peluk tas ransel gue erat-erat biar gue langsung kabur kalau ada apa-apa.
Tips:
1. Kalau lagi naik angkot, dan ada penumpang lain, apalagi cowok, jangan duduk serong. Buat kamu membelakangi penumpang lain dan mengurangi kewaspadaan kamu akan gelagat penumpang lainnya. Duduknya yang lurus saja, jadi kamu bisa memprhatikan jeli situasi dalam angkot. Toh bayarnya tetap sama, 4000 juga.
2. Usahakan kalau keluar, jangan pakai baju ketat dan pendek. Apalagi yang berjilbab. Sudah berkali-kali peringatan tentang berpakaian ketat ini, bahwa itu bisa mengundang kejahatan juga.
3. Bayar dengan uang pas. Mau itu jauh-dekat. Bukan apanya sih, bang supirnya kadang suka ngomel kalau dikasih uang besar. *eh salah..abaikan saja ini* -_-
4. Pegang erat-erat dan siaga dengan barang bawaan kamu. Siapa tahu aja nih ya, kalau ada sesuatu aneh terjadi di dalam angkot dan alarm bahaya kamu nyala, kamu bisa langsung loncat dari angkot. Ini serius. Gapapa deh mungkin luka dikit asal jangan jadi korban kejahatan orang lain dalam angkot.
Sekian pengalaman malam ini. Semoga bermanfaat buat para perempuan yang suka naik kendaraan umum. Apalagi di malam hari. Kejahatan muncul bukan hanya dari niat si pelaku tapi juga kesempatan. Waspadalah.. (,--)/
Sunday, May 4, 2014
Cerita Hijrah
Dua Puluh..
Saturday, May 3, 2014
Another Unnecessary Writing
Thursday, April 24, 2014
Friday, April 18, 2014
Yang Baik Agamanya..
Saya sedang berbincang-bincang dengan seorang saudari muslimah. Alhamdulillah, selain seorang rekan kerja, dia juga bisa dijadikan kakak yang bisa mengingatkan tentang kebaikan. Kebetulan kita sedang membicarakan standar kriteria penilaian jodoh (tuh kan jodoh lagi, tuh kakak mungkin lagi pengen manas-manasin gue lagi kalik ya buat nikah. Haha :D)
Berbicara tentang kriteria, sudah sangat jelas diatur dalam agama. Penting mengenali seseorang dari agamanya. Tidak hanya sekedar tahu, tapi bagaimana ia memahami dan mengaplikasikannya. Misalnya, apakah ia menjalani sholat 5 waktu (ini sangat utama, menunjukkan apakah ia mengingat Tuhannya atau tidak). Setelah itu, baru kriteria yang lainnya. Selain itu, yang berani....berani datang ke rumah :p
Hemat saya, yang baik agamanya. Hal lain-lain bisa dipertimbangkan. Pasalnya, kalau hati sudah tertaut karena taqwanya kepada Allah, sudah bagus. Karena apapun yang kelak ia lakukan dan TIDAK ia lakukan, jika seandainya ia akan menjalani pernikahan, pasti akan didasari karena Allah. Wallahu a'lam.
(Kurang lebih pembicaraan kami seperti ini adanya.. ^^)
Sudah Lama Banget Rasanya Pengen Nulis Ini..
Suka sebel sendiri sama kelakuan laki-laki. Kenapa sih kebanyakan yang ngajakin nonton, jalan, makan daripada ngajakin ta'aruf buat nikah? Padahal kan kalau tujuannya mau mengenal ya mbok ajakin ta'aruf lah kalau cocok langsung khitbah aja, bukan ajakin nonton. Gimana sih.. *tepok jidat* *banting hape*
Menurut saya pribadi sih, justru laki-laki yang bahkan berani datang ke rumah buat kenalan sama orang tua si perempuan justru akan mendapat poin plus pertama sebelum melangkah ke kriteria penilaian lainnya. Hehe..Karena jarang ada macem tipe laki-laki kayak begitu, yang mau langsung datang ke rumah, duduk sambil ngobrol masa depan dengan mereka sambil minum teh di ruang tamu. Apalagi kalau anaknya sudah kenal dengan kamu, lebih gampang lagi karena gak perlu mulai dari awal banget.
Lagipula cara itu lebih banyak baiknya dan lebih pasti tujuannya. Daripada ngajakin anak gadis orang nonton, ngobrol gak jelas, makan tapi udah gitu aja. Maunya apa gak jelas ,kepastian juga gak ada. Jangankan kepastian, bakal digebetin sama tuh cowok aja belum tentu. Siapa tahu dia cuma lagi pengen jalan aja sama orang, siapa aja. Padahal perempuan itu sudah ngarep lho. Nah, nyesek gak tuh?
Daripada kalian laki-laki cuma bisanya bikin perempuan berharap tidak jelas. Ingat, hati perempuan itu rapuh sekali. Rentan sekali berharap apalagi sama urusan beginian. Mending gak usah deketin deh kalau gak niat serius nikahin. Temen ya temen aja, gak usah ngajakin malem mingguan, apalagi berduaan. Teman ya temenan tapi biasa aja, gak usah modus. Mungkin ini juga perlu dijadikan catatan untuk perempuan biar mesti hati-hati. It's better to build your own wall so nobody will hurt you :D
Kalau memang mau usaha dapetin hati si dia, mending ngobrol sama orang tuanya aja sono, mereka lebih kenal anaknya. Toh orang tuanya juga yang bakal ikut menilai kamu, gak cuma anaknya. Atau ngobrol sama teman dekatnya, mereka lebih sering berinteraksi dengan si dia. Kenalan tidak harus dengan mengajak si dia pergi keluar berduaan, kok.
-______-
Saya punya sebuah mimpi. Sudah lama sekali saya memimpikannya. Tapi, ada satu hal yang selalu menjadi masalah selama saya masih memeluk mimpi itu. Saya selalu merasa mimpi itu terlalu tinggi jauh diatas sana dan jangankan untuk membuatnya menjadi nyata, bahkan untuk memimpikan dan mengharapkannya saja rasanya saya tidak pantas. Saya sepertinya tidak terlalu percaya diri bahkan untuk menggenggam mimpi itu. Saya fikir mimpi itu mungkin lebih pantas dimimpikan orang lain dibandingkan saya.
Seiring berjalannya waktu, saya hanya tetap bisa bermimpi walaupun tidak tahu kapan ia akan jadi kenyataan. Dan tidak tahu kapan saya bisa percaya dengan diri sendiri untuk mengejarnya. Karena kesempatan itu juga tidak ada. Mimpi itu masih hanya menjadi dirinya.
Hingga suatu hari, Tuhan memberikan jawaban. Tidak ada yang kebetulan didunia ini. Suatu kejadian punya jawaban. Kesempatan itu datang. Dan betul saja, mimpi itu sedikit demi sedikit menunjukkan tanda-tanda akan menjadi kenyataan. Tapi, sayang sekali, ia datang dengan cara salah. Menyayangkan hal itu karena mimpi itu harus diabaikan sejenak karena caranya salah. I mean, untuk apa kalau toh jalannya salah?
Ini berhasil membuka fikiran saya sedikit demi sedikit. Kesempatan tadi bukan hanya sekedar kesempatan tapi sebuah jawaban. Bahwa mimpi ini tidak pantas untuk diperjuangkan, selama kedatangannya bersama kenyataan dan harapan masih dengan cara yang salah.
Monday, March 31, 2014
Surat Untuk Tuhan
Untuk apa Kau ciptakan segumpal daging dalam tubuh manusia yang disebut hati?
Saya fikir jika sepasang manusia memang tidak berjodoh, maka mereka tidak akan berjodoh. Kau lebih mengetahui mengapa, daripada kami. Tidak ada yang terjadi jika Kau tidak mengizinkan, tidak peduli sudah seberapa kuat kami menggenggamnya. Dan janji-Mu itu pasti. Bisakah Kau sampaikan ini saja ke dalam hati temanku itu?
Surat Untuk Tuhan
Selamat pagi, Tuhan. Sebenarnya saya tidak tahu juga, diatas sana apakah ada pagi, siang, atau malam. Tapi, karena bumi-Mu sedang pagi, jadi kuucapkan saja selamat pagi. Saya harap Engkau tidak keberatan.
Pagi ini, rintik air sedang membasahi tanah-Mu. Daun-daun basah. Jalanan di depan rumahku juga basah. Bau basah segar dari hujan menyeruak. Saya selalu suka bau hujan, apalagi di pagi hari seperti ini. Segar. Hmm, maka nikmat-Mu yang mana lagi yang aku dustakan? Segala puji untuk-Mu, Allah.
Saya tahu, kalau selama ini saya terlalu banyak meminta tanpa memperhatikan diriku juga, apakah saya sudah memberikan kewajibanku kepada-Mu dengan baik? Saya tahu, Engkau tidak akan pernah meminta balik atas balasan doa-doa atau bahkan menuntut manusia, Engkau baik sekali. Untuk itu, saya hanya mau mengucapkan terima kasih. Terima kasih atas segala yang kau berikan. Terlalu banyak hal dalam hidup yang Engkau datangkan dalam kehidupanku. Membawa kebaikan-kebaikan yang membaikkanku.
Terima kasih untuk skenario masa lalu yang Kau tuliskan untukku. Siapa saya hari ini tidak akan ada tanpa masa laluku itu. Membuatku belajar melepaskan hidup. Karena sedari awal saya tidak benar-benar memiliki apapun. Terima kasih untuk hari ini, untuk setiap kesempatan yang selalu Kau berikan setiap hari. Membuatku terus belajar untuk selalu bersyukur dan mencoba menjadi lebih baik setiap harinya. Terima kasih untuk masa depan, untuk setiap ketidakpastiannya. Membuatku berjuang, melakukan segala yang terbaik hari ini.
Saturday, March 29, 2014
Penempatan Definitif, Everyone..
Saya ucapkan rasa syukur sedalam-dalamnya. Untuk sebuah kejutan dan insya Allah ini sudah menjadi keputusan terbaikNya. Malam tadi, telah diumumkan pengumuman penempatan para CPNS Prodip I dan III STAN 2012. Seperti yang sudah diprediksikan sebelumnya bahwa pola penempatan kali ini tidak bisa diprediksikan. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Tapi, penempatan ini..it seems random, but it is not. Ternyata untuk tahun ini, penempatan berdasarkan tempat pendidikan. Mengingat karena saya dulu kuliah di BDK Manado, maka sudah jelas saya tidak pindah ke wilayah kerja Kanwil di Indonesia bagian Barat. Begitu juga dengan teman-teman yang lain. Tapi, ini jelas hanya asumsi saya, jangan terlalu difikirkan ^^
Banyak reaksi muncul dari teman-teman. Ada yang senang, tapi ada juga yang hanya bisa tersenyum sambil mengelus dada, mencoba sabar. Mungkin karena harus kembali jauh dari rumah setelah nyaman berada di tanah tempat domisili. Atau mungkin karena ada yang harus menimbun harapan indah untuk bisa satu daerah penempatan dan kembali berpisah jarak dengan kekasihnya. :D
Allah memang selalu punya kejutan untuk setiap babak baru dalam skenario kehidupan yang Ia tulis. Dan ada beberapa momen tersebut yang merupakan diluar kendali manusia. Atau setidaknya diluar sepengetahuan kita bahwa ada faktor penyebab apa diluar sana sehingga terjadi suatu kejadian itu.
Untuk itu, saya rasa tidak ada hal yang bisa dilakukan selain bersyukur, tetap husnudzan dengan Allah. Yakin ini semua bukan kebetulan, ada tujuan baiknya dan akan ada cerita-cerita baru lagi. Entah apa itu. Okay, fine, mungkin teman-teman yang membaca ini bakal berfikir "iya enak ngomong, karena bukan kamu yang ngalamin..". Yah terlepas dari kemungkinan akan ada mutasi beberapa tahun lagi, entah akan kemana lagi, apa salahnya kalau diikhlaskan dulu apa yang sudah diperoleh sekarang.
Semoga keputusan-Nya ini memang sudah terbaik untuk saya dan teman-teman lainnya. Laa tahzan, innallaha ma'ana. Keep on doing your best, guys :)
Saturday, March 22, 2014
Menjaga Wudhu
Tuesday, March 11, 2014
Anda Suka Menulis Kritik?
Ikhlas Itu Sulit
Banyak manusia mencoba ikhlas sekuat tenaga. Tapi, rasanya sia-sia. Keluhan masih mengalir dari lisan. Perasaan jengkel, sebal hingga sesal masih merasuk. Apa yang terjadi?
Sepertinya manusia selalu lupa satu hal. Kalau semenjak dari awal, manusia tidak pernah benar-benar memiliki apapun didunia ini. Bahkan dalam hidupnya sendiri. Bahkan jasadnya sendiri.
Bahwa ada Tuhan yang Maha Memiliki Segalanya. Termasuk ciptaan-Nya sendiri. Kita. Ada Tuhan yang menggenggam hati kita. Dia bebas membolak-balikkan hati siapa saja, dengan maksud dan tujuan tersembunyi yang tidak lain hanya untuk kebaikan. Jadi, jangan tanyakan lagi kenapa kadang hati kita merasa ini-itu.
Jadi, kita seperti biduk catur, begitu? Tidak juga, karena poin lainnya lagi adalah peran manusia bagaimana mengendalikan perasaan-perasaan itu atau justru bisa membuat kita dekat dengan-Nya. Perasaan itu tetap butuh kendali manusianya.
Hari ini semangat dan optimis dengan segala kemungkinan hidup. Tiba-tiba besok jadi galau dan pesimis. Wajar. Jadikan semua itu justru sebagai kekuatan untuk semakin dekat dengan-Nya. Luapkan sedih dan bahagia dengan nama-Nya. Jangan merasa berlebihan, karena kadang bisa merusak hati serta menurunkan iman. Terlalu bahagia, bisa sombong. Terlalu sedih, bisa pesimis. Apapun yang kita rasakan, perlu kita ingat bahwa manusia memang tidak sepenuhnya kuasa akan sesuatu dalam hatinya selain mempunyai kendali untuk tetap mengendalikan dalam jalan-Nya. Wallahu a'lam..
Monday, March 10, 2014
Jangan Berghibah
Dari Abu Hurairah radhiallahu 'anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda,
اتدرون ما الغيبه؟ قالوا: الله ورسوله أعلم .قال:الْغِيبَة ذِكْرك أَخَاك بِمَا يَكْرَه قِيلَ : أَفَرَأَيْت إِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُول ؟ قَالَ : إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُول فَقَدْ اِغْتَبْته ، وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فَقَدْ بَهَتّه
"Tahukah kalian apa itu ghibah?"
Mereka (para sahabat) menjawab, "Allah dan Rasul-Nya lebih tahu."
Kemudian beliau shallahu'alaihi wasallam bersabda, "Engkau menyebut-nyebut saudaramu tentang sesuatu yang ia benci."
Kemudian ada yang bertanya, "Bagaimana menurutmu jika sesuatu yang aku sebutkan tersebut nyata-nyata apa pada saudaraku?"
Beliau shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, "Jika memang apa yang engkau ceritakan tersebut ada pada dirinya itulah yang namanya ghibah, namun jika tidak berarti engkau telah berdusta atas namanya." (HR Muslim 2589 Bab: Al-Bir Wash Shilah Wal Adab)
Jangan berghibah. Ghibah tidak hanya mendatangkan yang lain kecuali yang buruk-buruk saja untuk diri kita. Berusaha tahan nafsu diri untuk membicarakan orang lain, apalagi mengenai hal-hal yang tidak berguna dan tidak bermanfaat dari orang lain. Dimanapun dan kapanpun, selalu berhati-hati dengan lisan. Begitu juga dengan perilaku. Berusaha melakukan yang baik-baik saja. Jangan berperilaku yang bisa mengundang orang lain untuk berlisan buruk tentang kita. Yah walaupun, manusia berfikir berdasarkan apa yang ia lihat, tidak peduli itu memang benar atau salah, adanya. Semoga saya, kita, dimaafkan khilafnya dan selalu dibimbing oleh Allah agar tetap selalu dijalan-Nya. Aamiin..
Wednesday, February 26, 2014
"Apapun yang terjadi, aku akan terima..."
Monday, February 24, 2014
Negeri Di Ujung Tanduk (Darwis Tere Liye)

Di Negeri di Ujung Tanduk
kehidupan semakin rusak,
bukan karena orang jahat semakin banyak,
tapi semakin banyak orang yang memilih untuk tidak peduli lagi.
Di Negeri di Ujung Tanduk
para penipu menjadi pemimpin, para pengkhianat menjadi pujaan,
bukan karena tidak ada lagi yang memiliki teladan,
tapi mereka memutuskan menutup mata dan memilih hidup bahagia sendirian.
Sunday, February 23, 2014
City of Angels (1998)
Film ini menceritakan tentang seorang malaikat bernama Seth (Nicholas Cage) yang jatuh cinta dengan seorang manusia berprofesi sebagai dokter bedah bernama Maggie (Meg Ryan). Oke, sebelum kalian menonton film ini, hal pertama yang perlu kalian harus lakukan adalah lupakan realitas. Lupakan dulu kenyataan-kenyataan hidup. Yah karena dilihat dari plot secara garis besarnya memang sudah tidak masuk akal. Masa' ada malaikat jatuh cinta dengan manusia? So, forget the reality first.Saturday, February 22, 2014
Sajak Harapan
Tidak ada harapan yang lebih baik untukmu, untukku..
Selain untuk kebahagiaanmu
Dimanapun kau berada kelak..
Disampingku atau tidak..
Bersama siapa nanti kau akan bersanding..
Denganku atau bukan..
Dan jemari siapa yang akan kau genggam..
Jemariku atau bukan..
Bahagiamu penting.
Kau boleh berbalik..
Dan aku hanya akan mendapati punggungmu menjauh dari sini..
Karena sungguh kita tidak bertemu lebih baik adanya..
Sungguh lebih baik jika itu untuk bahagiamu.
Dan bahagiaku. Harapanku.
Friday, February 21, 2014
Sajak Kau Boleh Pergi
Sekeras apapun siang bertahan
Matahari pasti tumbang
Dan gelap menyelimuti
Siang pasti pergi
Dan sungguh kau boleh pergi
Kelopak bunga mawar pasti rontok
Sekeras apapun dia ingin mekar lama
Pasti tiba masanya layu
Dan tangkai2 membisu
Bunga mawar pasti pergi
Dan sungguh kau boleh pergi
Hujan pasti reda
Selama apapun dia hendak turun
Pasti tiba masanya habis
Dan menyisakan basah di halaman
Hujan pasti pergi
Dan sungguh kau boleh pergi
Maka
Apalagi urusan perasaan
Cinta bisa berganti benci
Percaya memudar berganti kusam ragu
Pun komitmen menipis berubah jadi lupa
Kau boleh pergi
Sungguh boleh.
Tapi aku akan tetap di sini
Meyakini bahwa
Besok pagi, malam pun akan berganti siang
Mawar baru akan merekah ulang
Dan hujan berikutnya pasti kan datang
Kau sungguh boleh pergi.
(Darwis Tere Liye)
Sajak Jalanku Masih Panjang
Kau buat pagiku jadi mendung, soreku jadi kelam
Kau buat siangku jadi gelap, dan malam semakin gulita
Kau buat beberapa menit lalu aku gembira,
untuk kemudian bersedih hati
Kau buat aku berlari di tempat
Semakin berusaha berlari, kaki tetap tak melangkah
Kau buat aku berteriak dalam senyap
Kau buat aku menangis tanpa suara
Kau buat aku tergugu entah mau apalagi
Wahai perasaan
Kau buat aku seperti orang gila
Mengunjungi sesuatu setiap saat, untuk memastikan sesuatu
Padahal buat apa?
Ingin tahu ini, itu, untuk kemudian kembali sedih
Padahal sungguh buat apa?
Wahai perasaan
Kau buat aku seperti orang bingung
Semua serba salah
Kau buat aku tidak selera makan, malas melakukan apapun
Memutar lagu itu2 saja,
Mencoret2 buku tanpa tujuan
Mudah lupa dan ceroboh sekali
Wahai perasaan
Cukup sudah
Kita selesaikan sekarang juga
Karena,
Jalanku masih panjang
Aku berhak atas petualangan yang lebih seru
Selamat tinggal
Jalanku sungguh masih panjang....
Thursday, February 20, 2014
#DialogAbsurd 3
#DialogAbsurd 2
Saya : Pah, titip beliin materai 6000, ya?
Bapak : Ooh iya, mau dibeliin berapa?
Saya : Beli 4 lembar aja.
Bapak : Oke, kita sumpah pocong aja artis-artis itu..
Saya : *glek* Err..oke -_- *sigh*
Kalau kalian suka nonton acara infotainment, gaul, dan update, pasti tahu kata-kata "sumpah pocong.." itu punya siapa. Dengar Bapak bilang begitu, saya cuma bisa mengiyakan. Masa' mau tak ajakin tinju? Heu.
p.s: sebenarnya saya mau pasang foto "You-Know-Who-Siapa-Yang-Sedang-Kita-Bicarakan" diakhir tulisan ini, seperti biasa. Tapi, ya gitu deh, gak usah ya? Penting? Gak juga sih. Ya udah..
So Much Time
You can tell that she's been crying
From the stains on her pillow case last night
She wonders why he got no warning
She wonders all the time
Well maybe in his dreams she'll make it right
She finally pulls herself together
And tries to face her life
But the thought of her cripples her inside
She wonders if he thinks about her
Or if he feels alright
These thoughts don't seem to leave her mind
At least she's still got so much
Time on her hands
Time to get back on her feet again
Time left to stand
Time to let go of her feelings
Problems in her life get clearer
As she finds some peace of mind
It gets a little easier with time
No she doesn't have all the answers
But she figures that's alright
Cause some things in life you just can't find
All she wanted to find
Was a heart to match her own
When he left her behind
He killed the boy she thought she'd known
Time on her hands
Time to get back on her feet again
Time left to stand
Time to let go of her feelings
Tuesday, February 18, 2014
Sesi Curhat
Monday, February 17, 2014
#SajakPendek: Lelahlah..Sedihlah..Gelisahlah..
Sedihlah..
Gelisahlah..
Kadang hati butuh merasa..
Jangan terlalu lama, atau mereka akan selamanya disana
Jalan ini memang panjang..
Kejenuhan kadang menjadi teman perjalanan.
Jalan ini memang melelahkan..
Kelelahan kadang menjadi kawan seperjuangan.
Mungkin kau butuh sedikit melihat ke belakang.
Sejenak membalikkan ragamu, menoleh..
Lihat sudah sejauh mana kau berjalan.
Lihat sudah berapa langkah kau lewati.
Ada setapak jalan perjuangan..
Sudah kau lewati dengan terseok-seok namun teguh.
Telah jauh dirimu yang lampau itu..
Dan kau tinggalkan ia dibelakang sana.
Lelahlah..
Sedihlah..
Gundahlah..
Tapi..
Ingat lagi mengapa kau memulai.
Teruntuk dirimu yang imannya mulai lelah..
Saturday, February 15, 2014
My Corner of Thoughts
Tulisan Sore Ini
Friday, February 14, 2014
#SajakPendek : Diam-diam
Entah akan berapa lama lagi aku kuat.
Sembunyi di pojok nirwanaku sendiri.
Menahan kaki ini untuk tidak berlari menujumu.
Seandainya aku cukup berani,
Untuk merusak jalan cerita ini sedikit.
Curang melewati banyak halaman buku kehidupan ini.
Demi kepuasan rasa penasaranku untuk sebuah akhir.
Seandainya aku tidak tahu,
Sedari awal manusia bukan miliknya sendiri.
Diri ini, hati ini, rasa ini. Kau.
Bahwa aku tidak pernah benar-benar memiliki.
Mungkin sudah kubiarkan saja akar rindu ini ,
Tumbuh merambat menujumu..
Bukannya malah menginjaknya hingga mati.
Seandainya aku tidak tahu..
Tuesday, February 11, 2014
#6 Intermezzo (Eps. Going Hangout Alone)
Sebenarnya, walaupun saya sekarang lagi ada di sebuah restoran cepat saji, di sebuah mall, tapi tidak banyak yang bisa saya observasi buat dijadikan bahan tulisan sekarang. So, i guess this will be all about my thoughts, about random things.
Sebenarnya tidak enak juga sih kalau mesti jalan sendiri kayak gini. Tapi, the best part of going hangout alone is when i can focus on observing people to make a short writing. Saya senang menulis dengan situasi dan kondisi seperti ini. Karena bisa bikin saya fokus memikirkan segala hal apa yang saya ingin tulis saat itu. Karena biasanya keinginan saya untuk menulis muncul tiba-tiba disaat saya juga sedang mengerjakan sesuatu. Jadi disaat seperti inilah yang menjadi waktu yang tepat untuk mengeluarkan semua isi kepala saya.
Kayaknya saya harus akhiri sementara dulu tulisan ini. Waktu maghrib sudah tiba. Sebaiknya saya bergegas sebelum musholla mall ini penuh. Kapan-kapan kita sambung lagi. Hehe.. :))
Salam Intermezzo \(^^)/
Monday, February 10, 2014
#ODOA 1
Kemarin sore saya melihat segerombolan anak kecil sedang bermain hujan. Mereka tertawa.
Setiap hari, saya selalu melihat para rekan kerja tertawa. Di kantor. Tidak lebih supaya suasana tidak kaku, dan tidak bikin ngantuk. Mereka pun tertawa.
Di cerita lain, saat sedang berkumpul lagi dengan teman-teman, sahabat, agenda "tertawa bersama" tidak pernah terlewat. Ada saja sesuatu yang membuat kita semua tertawa. Lalu, kami tertawa juga.
Jangankan orang lain, saya dan keluarga juga senang bercanda. Kami membicarakan ini-itu. Lalu, kami tertawa.
Semua orang senang tertawa. Tidak ada yang salah dengan itu, selama tidak berlebihan.Tapi, mari kita bertanya pada diri masing-masing. Mari kita renungkan sejenak pertanyaan ini :
"....Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (Surah Al-An'am: 32)
(Hari ini, saya tertampar dengan ayat ini. Dan pertanyaan itu muncul di benak saya gara-gara satu ayat itu. Masya Allah..)
Wallahu a'lam bish-shawab..
#DialogAbsurd 1
Saya lagi nonton tv sama bapak. Acaranya On the Spot, lagi bahas tentang hewan. Kebetulan acaranya lagi menayangkan orang-orang sibuk berenang di tengah lautan, bareng ikan Hiu Paus. Mungkin sejenis Hiu, tapi blasteran Paus juga.
Saya : Pah, itu ikannya gigit gak sih? Gede banget.
Bapak : Gak kok, soalnya itu kan Hiu Paus.
Saya : Ah masa' sih? Gede gitu gak gigit. Itu kan jenis ikan Hiu juga.
Bapak : Gak gigit pokoknya. Abis ikan Hiu nya tidak jahat..
Saya : Ooh jadi itu Hiu baik?
Bapak : iya itu Hiu baik. Dan....... *sejenak diam*. Bijaksana.
Saya : oooooh.. *ikutan diem juga*
Gak tau, kita tadi lagi bicarain Hiu Paus beneran atau Hiu Paus dunia dongeng.
Friday, February 7, 2014
Ta'aruf Bukan Pacaran Islami
Monday, February 3, 2014
Curahan Seorang Hamba
Dengan namaMu ku awali doa ini..
Doa dari seorang hamba..
Hanya seorang hamba yang sangat kecil dimuka bumi ini..
Dan merasa sesak akan pekatnya dosa hasil kelakuannya sendiri..
Izinkan aku untuk mengeluh padaMu detik ini..
Orang bisa saja melihatku kuat
Dan aku pantang menyerah didepan mereka.
Tapi, aku tetaplah manusiaMu..
Nyatanya aku ini sangat lemah, jika didepanMu..
Aku merasa gelisah, Tuhan
Entah dosa apa lagi yang akan kubuat esok hari
Aku tidak tahu apakah semua amalku cukup menghapus dosaku..
Atau malah sebaliknya..
Padahal seiring detikMu terus bertambah, detikku terus berkurang..
Aku merasa lelah, Tuhan.
Rasanya perjalanan ini sungguh teramat jauh..
Harus berapa lama lagi aku jalani peranku dalam skenarioMu?
Tidak muluk doaku kali ini..
Tapi..
Tuhan, selama Engkau masih beri aku hidup..
Jangan biarkan aku menyerah di jalanMu..
Itu saja.
Saturday, February 1, 2014
Baik dan Berilmu
Friday, January 31, 2014
Tentang Hijrah
Bisikan syaithan inilah yang mengibar-ngibarkan nafsu dalam diri sehingga menghalang kita untuk berbuat kebaikan. Hanya ini penghalang kita untuk tetap berada dijalan lurus.
Sunday, January 26, 2014
Surat Cinta Untuk Seorang Ayah
Aku selalu mengira kau terlalu mengekangku dengan berbagai aturan yang selalu tidak aku suka..
Masa muda yang menggoda selalu membuatku ingin bebas..
Tapi, kita memang selalu tidak senama jika bicara tentang kebebasan..
Semua kau lakukan hanya untuk melindungiku dari dunia sebenarnya..
Teruntuk seorang ayah..
Satu dua pendapat kita berlawanan..
Tidak ada ayah yang sempurna..
Tapi, seorang ayah hanya ingin mencintai dengan sempurna..
Selalu mau yang terbaik untuk anak-anaknya..
Hanya saja aku terlalu egois menerima kasih sayang dari hati besarmu itu..
Teruntuk seorang ayah..
Maafkan aku karena pernah sejenak aku melupakan cintamu..
Bodohnya aku karena mencari cinta diluar sana..
Dungunya aku karena mencari cinta dari orang asing..
Yang kutahu semuanya tidak selamanya..
Padahal, cinta sebenar-benarnya cinta sudah ada pada dirimu selama ini..
Teruntuk seorang ayah..
Suatu hari nanti , akan ada lelaki lain dalam hidupku..
Yang akan kau serahkan semua tanggungjawabmu selama ini ,kepadanya..
Lewat ucapan janji yang akan mengguncangkan langit..
Janji yang membuat Arsy-Nya bergetar..
Baktiku memang akan sepenuhnya untuknya kelak..
Tapi, aku akan tetap jadi anak perempuanmu 19 tahun yang lalu..
Aku akan tetap cinta kepadamu, ayah..
Teruntuk seorang ayah..
Surat ini kuakhiri dengan permintaan maafku padamu.
Maaf atas semua kelancanganku..
Maaf atas semua kesalahanku, kekhilafanku..
Maaf atas semua keangkuhan masa mudaku..
Walaupun, dulu kau menerima itu semua dengan perih..
Yang semuanya pasti selalu kau maafkan dan lupakan..
Ucap doa setiap sujudku tidak akan kuakhiri sebelum kusebut namamu, bersama dengan nama ibu..
Terima kasih, ayah..
Saturday, January 18, 2014
Ketika Muslimah Patah Hati..
Jodoh, Pilihan atau Takdir?
Tuesday, January 14, 2014
Memahami Ibadah MAHDHAH dan GHAIRU MAHDHAH (Agar Tidak Mudah Membid'ahkan)
PENDAHULUAN
Apalagi menilai amalan orang !
Menganggap orang lain bid'ah, sesat ?
Apakah kita sudah bisa jadi orang yang benar dalam beribadah ?
Atau hanya karena iri (hasad) lantas memojokkan seseorang ?
Mencari-cari kesalahan dan menyalahkan orang lain ?
Beribadah, hanya diri sendiri dan Allah yang tahu apakah ikhlas atau karena riya ?
Ibadah sendiri secara umum dapat dipahami sebagai wujud penghambaan diri seorang makhluk kepada Sang Khaliq. Penghambaan itu lebih didasari pada perasaan syukur atas semua nikmat yang telah dikaruniakan oleh Allah padanya serta untuk memperoleh keridhaanNya dengan menjalankan titah-Nya sebagai Rabbul ‘Alamin.
Namun demikian, ada pula yang menjalankan ibadah hanya sebatas usaha untuk menggugurkan kewajiban, tidak lebih dari itu. Misalnya, saat ini banyak umat islam yang tidak berjama'ah ke masjid kecuali shalat jum’at. Bahkan ada pula yang tidak sholat kecuali pada hari raya. Islamnya hanya ada di kartu identitas. Dan ada pula yang beribadah, mendekatkan diri kepada Allah hanya pada saat ibadah ritual saja, setelah itu dia jauh dari ridlo Allah.
II. PERMASALAHAN
1. Apa pengertian ibadah mahdhah dan ghairu mahdah?
2. Bagaimana hakikat ibadah itu?
3. Apa saja syarat-syarat diterimanya ibadah?
Corat-Coret di Hari Maulid Nabi Muhammad
Day 10: Your Bestfriend
Di bangku SD, sahabat saya ada dua orang. Mereka adalah teman sekelas dan teman satu mobil jemputan. Kami bahkan tidak tahu apa itu sahabat....
-
"Assalamualaikum, saudariku. Langsung saja, saya ingin menanyakan sesuatu. Sangat sederhana. Ketika seorang muslimah jatuh cinta, apa y...
-
I haven't made my own resolutions for 2019. Tapi, sepertinya resolusiku di tahun 2019 tidaklah muluk. Yang pada intinya, saya ingin 201...
-
Di bangku SD, sahabat saya ada dua orang. Mereka adalah teman sekelas dan teman satu mobil jemputan. Kami bahkan tidak tahu apa itu sahabat....










